Pilkada Serentak 2020
Demi Keselamatan Masyarakat, Swab Test Layak Jadi Syarat Wajib Pilkada
Koordinator Komite Pemilih Indonesia, Jeirry Sumampouw, mendorong para petinggi partai politik intens melakukan swab test COVID-19.
Penulis:
Glery Lazuardi
Editor:
Malvyandie Haryadi
"Karena tidak pernah melaksanakan swab test sebelumnya, tentu kita agak berdebar-debar dan khawatir. Terutama jika ada pemeriksaan yang berakibat rasa sakit atau gak nyaman. Setelah swab test kedua dan ketiga segala sesuatu menjadi relatif normal karena sudah biasa," urai Wakil Ketua Komisi VII DPR RI itu.
Baca: Legislator PDIP Sebut Harga Swab Test Rp900 Ribu Cukup Moderat
Eddy menekankan, swab test bukan untuk mencegah penularan Covid-19. Namun, dapat memberikan pemahaman dan kepastian kepada masyarakat, apakah terpapar Covid-19 atau tetap aman? Sehingga bisa mencegah penularan lebih lanjut.
"Ketika kita tahu bahwa kita aman, rasa aman dan nyaman bisa kembali ke rumah berkumpul dengan keluarga. Tapi jika, nauzubillah minzalik, kita ternyata terpapar, tentu kita tidak akan menyebarkan dengan orang lain. Kita langsung mengisolasi mandiri atau dirawat di rumah sakit," kata Eddy.