Breaking News:

Virus Corona

Dokter Kesehatan Jiwa : Beri Dukungan agar Pasien Covid-19 Tak Dapat Stigma Negatif

Dr. dr Irmansyah, SpKJ (K) mengatakan saat lingkungan menjauhi orang yang terpapar Covid-19 justru akan menambah berat kondisi pasien terlebih mental

Surya/Ahmad Zaimul Haq
Pengendara motor melintas di dekat dinding bermural di kawasan Ketabang Kali, Kota Surabaya, Jawa Timur, Minggu (18/10/2020). Mural di sepanjang dinding viaduk itu sebagai imbauan kepada masyarakat untuk menerapkan protokol kesehatan pencegahan penularan Covid-19. Surya/Ahmad Zaimul Haq 

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Saat seseorang dinyatakan positif Covid-19, sering kali disertai kondisi mental yang buruk, terlebih cap stigma negatif dari lingkungan mungkin saja didapatkan.

Ketua Jaringan Rehabilitasi Psikososial Indonesia (JRPI), Dr. dr Irmansyah, SpKJ (K), mengatakan, saat lingkungan menjauhi orang yang terpapar Covid-19, justru akan menambah berat kondisi pasien, terlebih mental.

Padahal dalam kondisi seperti ini, setiap orang yang sakit membutuhkan perhatian dari sekitarnya.

Baca juga: Karyawan Sempat Terpapar Covid-19, Pabrik Epson Indonesia Mulai Beroperasi 50 Persen

Jika tidak, kondisi fisik yang sudah lemah ditambah kecemasan akibat penolakan tentu memburuk kondisi seseorang.

"Bukan hanya demam, bukan hanya batuk, sesak tapi juga kondisi mentalnya terganggu itu pasti apalagi kekhawatiran akan akibat fatal. Tambah berat status kondisi mentalnya. Orang-orang menganggap pasien covid-19 justru harus dijauhi itu akan memperburuk situasi," terang Irmansyah dalam talkshow "Penguatan Sistem Sosial Penanganan Penyintas Covid-19", yang disiarkan langsung BNPB, Selasa (20/10/2020).

Untuk itu, hal yang penting dilakukan agar tidak memperburuk kondisi adalah memberikan dukungan.

"Untuk mengurangi dampak lingkungan paling utama menjadi beberapa beberapa trik atau beberapa yang sudah banyak dilakukan oleh masyarakat ya kalau ada tetangga yang diisolasi mandiri," ujar dia.

Misalnya, saat seseorang harus di isolasi di rumah, dukungan yang bisa diberikan adalah mengirim makanan.

Baca juga: Tangerang Mengaku Siap Kembali ke Zona Merah Setelah 8 Pendemo UU Cipta Kerja Positif Corona

Kemudian ciptakan komunikasi yang baik.

"Tunjukkan dukungan-dukungan secara tidak langsung melalui media itu kita bisa kirim semua apa ucapkan ucapkan yang positif kita tunjukan perhatian itu akan sangat sangat membantu," ujar dia.

dr.Irman menyatakan, kunci keberhasilan dalam menghadapi pandemi Covid-19 ini terutama dari sudut psikososial itu kebersamaan.

"Resilience atau daya tahan adaptasi secara individu tetapi secara masyarakat Indonesia ditunjukkan dengan bentuk solidaritas yang tinggi kebersamaan. Jadi kalau ada orang sakit (Covid-19) bukan masalah dia. Itu masalah kita bersama, karena kita makhluk sosial," jelasnya.

KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved