Sabtu, 30 Agustus 2025

Fadli Zon Minta Tak Ada Upaya Pengadangan di Kegiatan Dakwah Habib Rizieq di Megamendung

Fadli Zon meminta kepada siapa saja agar tidak ada upaya menghambat kegiatan Habib Rizieq Shihab saat melakukan safari dakwah.

Penulis: Reza Deni
Editor: Choirul Arifin
Tribunnews/JEPRIMA
Massa pendukung dan simpatisan Front Pembela Islam (FPI) saat menunggu kepulangan Habib Rizieq Syihab di sekitar markas FPI, Petamburan, Jakarta Pusat (10/11/2020) Massa mulai berdatangan dari pagi hingga siang hari, Pantauan Tribunnews.com massa yang berdatangan mulai dari anak-anak, remaja hingga orang tua. Tribunnews/Jeprima 

Laporan Wartawan Tribunnews.com, Reza Deni

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Politisi Partai Gerindra Fadli Zon meminta kepada siapa saja agar tidak ada upaya menghambat kegiatan Habib Rizieq Shihab saat melakukan safari dakwah.

Diketahui, HRS pada Jumat ini akan bertolak ke Megamendung, Bogor, untuk berdakwah dalam rangka Maulid Nabi.

"Saya kira ini yang harus dijaga ya seperti yang disampaikan juga oleh Menkopolhukam, jangan ada upaya-upaya untuk menghambat. Karena itu juga akan menimbulkan kegaduhan ya," katanya kepada wartawan di Petamburan, Kamis (12/11/2020).

Baca juga: Gatot Harusnya Contoh Fadli Zon dan Fahri Hamzah, Hadir Terima Tanda Kehormatan Namun Tetap Kritis

Fadli turut menyinggung soal rekonsiliasi yang dibicarakan HRS dengan syarat tokoh-tokoh ulama tak dikriminalisasi dan dikeluarkan dari penjara.

"Saya kira harus dibebaskanlah tokoh-tokoh itu. Seperti Habib bahar ya dicari-cari, apalagi dicari-cari dari awal menurut saya kelihatan sekali. Saya kan yang menerima laporan, bahkan saya menjenguk Habib Bahar Smith. Jadi jelas kriminalisasi kok," sambungnya

Begitu pun dengan tokoh yang lain, menurut Fadli, juga harus dibebaskan.

"Seperti Syahganda Nainggolan seperti Zumhur dan mungkin sejumlah tokoh ulama yang lain ya. Jadi jangan sampailah kalau memang kita mau membuka lembaran baru itu sebaiknya kita berlaku adil," kata Fadli

"Pemerintah (harus) berlaku adil termasuk pada pihak yang dianggap selama ini menghina nabi menghina Islam, tetapi tidak diproses itu banyak itu. Itu kan namanya ketidakadilan itu namanya pemerintah mengalami islamophobia," pungkasnya.

Berita Terkait
AA

Berita Terkini

© 2025 TribunNews.com, a subsidiary of KG Media. All Right Reserved
About Us Help Privacy Policy Terms of Use Contact Us Pedoman Media Siber Redaksi Info iklan