Breaking News:

Ketua DPD RI Fasilitasi Pertemuan Menteri PUPR dan Gubernur NTB Percepat Pembangunan Mandalika

Ketua DPD RI La Nyalla Mattalitti menggelar rapat koordinasi (rakor) DPD RI, Menteri PUPR, Gubernur NTB, dan ITDC.

Istimewa
Ketua DPD RI La Nyalla Mattalitti menggelar rapat koordinasi DPD RI, Menteri PUPR, Gubernur NTB, dan ITDC bahas pembangunan Sirkuit Mandalika NTB, Selasa (1/12/2020). 

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Ketua DPD RI La Nyalla Mattalitti menggelar rapat koordinasi (rakor) DPD RI, Menteri PUPR, Gubernur NTB, dan ITDC.

Pertemuan tersebut digelar menidaklanjuti hasil kunjungan kerja DPD RI ke NTB pada pekan lalu.

Rakor dimaksud untuk memastikan pembangunan Sirkuit Mandalika dan fasilitas pendukungnya dapat terbangun sesuai jadwal.

“Rakor ini penting, mengingat event MotoGP yang rencana digelar di bulan Oktober 2021, pihak Dorna sebagai lisensor akan datang ke Indonesia dua kali. Pertama di bulan Februari untuk melihat progress pembangunan Sirkuit, dan kedua, di bulan Juni untuk menentukan kelayakan Sirkuit dan fasilitas pendukungnya,” kata La Nyalla saat membuka rakor dilansir dari keterangan yang diterima, Selasa (1/12/2020).

Baca juga: Ketua DPD RI Kutuk Aksi Teror di Sigi

Rakor yang digelar di rumah jabatan Ketua DPD RI itu diikuti Menteri PUPR Basuki Hadimoeljono, Gubernur NTB Zulkieflimansyah, Dirut ITDC Abdulbar M Mansoer, Ketua Umum KADIN NTB Faurani, dan sejumlah pejabat eselon I Kementerian PUPR dan para Kadis Pemprov NTB.

Sementara Ketua DPD didampingi Ketua Komite III Sylviana Murni dan Wakil Ketua Komite II Bustami Zainudin dan Senator dapil NTB Sukisman.

Ditambahkan La Nyalla, pada 2021 Indonesia mempunyai dua event internasional sport tourism, yaitu Piala Dunia Sepakbola U-20 dan MotoGP Series di Mandalika.

Baca juga: Ketua DPD RI Ungkap Peran Para Senator Awasi Penerapan Protokol Kesehatan di Berbagai Daerah

“Untuk event Piala Dunia U-20, FIFA sudah selesai melakukan verifikasi stadion. Di Jakarta, Palembang, Surabaya, Solo dan Bali. Nah sekarang tinggal Sirkuit Mandalika. Makanya harus dipastikan lulus verifikasi dari Dorna,” katanya.

Sementara itu, Gubernur NTB dalam paparannya menyampaikan beberapa hal yang mendesak untuk direalisasikan kepada Kementerian PUPR, terkait konektivitas dan infratruktur Mandalika.

Di antaranya peningkatan jalan akses dari Pelabuhan Gili Mas menuju Mandalika, penambahan jalur jalan akses MotoGP dan penyediaan air baku Mandalika.

Baca juga: DPD RI Akan Temui Maruf Amin Bahas Soal Pelonggaran Moratorium Pemekaran Daerah

“Selain itu, ada dua pembangunan kawasan penunjang sebagai potensi ekonomi yang bisa dimaksimalkan. Yaitu pembangunan jalan daerah potensial di Kabupaten Sumbawa dan pengembangan infrastruktur di Kabupaten Bima ke Labuan Bajo,” kata Zulkieflimansyah.

“Karena ini bisa untuk sport tourism kalau kita menggelar event sepeda Tour De Labuhan Bajo-Sape-Bima-Mandalika,” lanjut dia.

Menanggapi beberapa usulan dan masukan terkait Mandalika, Menteri Basuki menyakinkan bahwa anggaran untuk Mandalika yang sudah dipatok pemerintah sebesar Rp. 1,7 trilyun tidak dialihkan dan tidak terkena refocusing.

“Memang agak melambat karena pandemi saja. Anggarannya ada dan aman. Jadi tinggal dipercepat kerjanya saja,” ungkap Basuki.

Sementara menyangkut usulan dari Gubernur terkait peningkatan kawasan pendukung dan konektivitas, kementerian PUPR akan memperhatikan dan mengalokasikan.

Editor: Adi Suhendi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved