Breaking News:

Gelar Ujian, DPN Indonesia Siap Lahirkan Advokat Berkualitas

Organisasi advokat ini juga akan menggelar ujian advokat secara online pertama dan terbesar di Indonesia pada 30 Januari 2021.

istimewa
Dewan Pengacara Nasional (DPN) akan menggelar ujian advokat online pertama dan terbesar pada Januari 2021 

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Dewan Pengacara Nasional (DPN) Indonesia siap mencetak advokat berkualitas bagi para pencari keadilan di Indonesia.

Organisasi advokat ini juga akan menggelar ujian advokat secara online pertama dan terbesar di Indonesia pada 30 Januari 2021.

“Apabila advokat berkualitas, dia akan memberi pelayanan terbaik kepada para pencari keadilan,” ujar Presiden DPN Indonesia Dr (Can) H. Faizal Hafied, SH, MH, dalam siaran pers, Rabu (2/12/2020).

Agar menghasilkan advokat berkualitas, tambah dia, rekruitmennya harus melalui pendidikan yang berkualitas dan terbaik. Caranya bekerjasama dengan perguruan tinggi berkualitas. “Selain itu, dengan menghadirkan tokoh-tokoh hukum yang berkualitas di bidangnya,” tutur dia.

Baca juga: 54 Pengacara Kongres Advokat Indonesia Ambil Sumpah, Bawa Misi Bangun Konstruksi Hukum Berkeadilan

Karena itu, kata Faizal, dalam pembekalan lahirnya DPN Indonesia, Selasa (1/12), pihaknya menghadirkan tokoh-tokoh dan advokat senior.

Mereka adalah Ketua Dewan Pertimbangan DPN Indonesia Prof Dr HM Laica Marzuki SH. Rektor Universitas Jayabaya Prof H Amir Santoso, MSoc, Sc, PhD, Hakim Agung RI Dr Ibrahim SH, LLM, Dirjen HAM Kemenkumham RI Dr Mualimin Abdi, SH, MH, dan Asisten Khusus Jaksa Agung RI Narendra Jatna, SH, LLM.

Selain itu, Advokat Senior sekaligus Ketua Dewan Penasihat DPN Indonesia Dr Elza Syarief, SH, MH, dan Ketua Dewan Kehormatan DPN Indonesia Dr Mariono, SH, MH,.

Menurut Faizal, alasan berdirinya DPN Indonesia yang terutama adalah untuk menjaga kualitas calon-calon advokat.

“Selain itu, sesuai dengan keputusan Ketua Mahkamah Agung No 73 tahun 2015, organisasi advokat yang ada boleh melantik dan menyumpah. Jadi, tumbuh banyak organisasi advokat di Tanah Air,” ujarnya.

Setelah mendapatkan pengesahan SK pendiriannya dari Kementerian Hukum dan HAM RI, DPN Indonesia dideklarasikan pada 30 November 2020, sambung dia, setelah ini pihaknya akan bersilaturahmi dengan para pemangku kepentingan.

Halaman
12
Editor: Malvyandie Haryadi
Sumber: Kontan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved