Breaking News:

Kerumunan Massa di Acara Rizieq Shihab

Balas Ridwan Kamil, Mahfud MD: Dimana Salahnya?

Ridwan mengatakan pemerintah pusat dalam hal ini Menkopolhukam Mahfud MD juga harus bertanggungjawab.

kolase tribunnews
Gubernur Jabar, Ridwan Kamil meminta Mahfud MD ikut bertanggungjawab soal kerumuman Habib Rizieq Shihab 

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA -- Menteri Koordinator Bidang Politik Hukum dan Keamanan, Mahfud MD dan Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil saling memberikan komentar atas peristiwa kerumunan yang ditimbulkan oleh pimpinan Front Pembela Islam Rizieq Shihab.

Ridwan mengatakan pemerintah pusat dalam hal ini Menkopolhukam Mahfud MD juga harus bertanggungjawab.

Terutama lantaran terjadinya kerumunan di Bandara Soekarno-Hatta.

Sebab, menurut Ridwan, Mahmud MD mengeluarkan pernyataan mengizinkan penjemputan Rizieq Shihab.

"Pusat-daerah harus sama-sama memikul tanggung jawab. Mengapa kerumunan di bandara yang sangat masif dan merugikan kesehatan/ekonomi, tidak ada pemeriksaan seperti halnya kami berkali-kali. Mengapa kepala daerah terus yang harus dimintai bertanggung jawab," cuit Ridwan Kamil, Rabu (16/12).

Membalas itu, Mahfud MD memberikan tautan YouTube pada November 2020.

Baca juga: Usai Diperiksa Polisi soal Kerumunan Massa, Ridwan Kamil Singgung Mahfud MD: Harus Tanggung Jawab

Mengenai pernyataan lengkap Mahfud MD yang mengizinkan penjemputan HRS, tapi tetap mematuhi protokol kesehatan dan tidak membuat kerusuhan. 

"Kang RK, Ini pengumuman saya tentang kepulangan HRS. Clear, ada syarat tertib dan ikut protokol kesehatan," imbuhnya. 

"Dimana salahnya? Dia kan tak bisa dilarang pulang. Dan diskresi penjemputannya harus diantar sampai rumah. Sesudah diantar sampai rumah ya selesai," sambung Mahfud MD.

Massa membludak menjemput Rizieq di Bandara Soekarno-Hatta pada 10 November lalu.

Terjadi kerumunan ribuan orang. Sejumlah fasilitas di bandara rusak akibat desak-desakan massa.

Penulis: Dennis Destryawan
Editor: Johnson Simanjuntak
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved