Breaking News:

Perlindungan Kesehatan Masyarakat

Aprida Ingin Seluruh Masyarakat Ikut Mendukung Program JKN-KIS

Jumlah peserta yang terdaftar pun semakin bertambah dari hari ke hari, membuktikan bahwa program ini semakin mendapat tempat di hati masyarakat.

dok. JKN-KIS
Aprida Perangin Angin (28), seorang ibu muda yang telah menjadi peserta JKN-KIS sejak tahun 2019. 

TRIBUNNEWS.COM - Sejak berjalan pada tahun 2014 lalu, program Jaminan Kesehatan Nasional–Kartu Indonesia Sehat (JKN-KIS) telah banyak memberikan manfaat kepada penduduk Indonesia dalam hal pelayanan kesehatan.

Jumlah peserta yang terdaftar pun semakin bertambah dari hari ke hari, membuktikan bahwa program ini semakin mendapat tempat di hati masyarakat. Salah satu peserta yang pernah merasakan manfaat dari program JKN-KIS ini adalah Aprida Perangin Angin (28), seorang ibu muda yang telah menjadi peserta JKN-KIS sejak tahun 2019.

“Saya pernah pakai BPJS (JKN-KIS) untuk melahirkan anak kedua saya tahun ini. Dari awal pemeriksaan kehamilan sampai proses lahiran semuanya aman, bebas biaya. Sangat terbantu lah, apalagi penghasilan suami di masa pandemi seperti ini tidak menentu. Bersyukur sekali ada BPJS, lahiran saya jadi tenang dan lancar,” tutur Aprida saat ditemui tim Jamkesnews pada Rabu (23/12) di kantor BPJS Kesehatan Cabang Kabanjahe.

Sebagai seorang ibu rumah tangga, Aprida mengaku selalu mengikuti perkembangan program JKN-KIS. Hampir semua informasi terbaru tentang program ini ia ketahui. Salah satunya adalah program Relaksasi Tunggakan BPJS Kesehatan yang akan segera berakhir di tanggal 30 Desember 2020 mendatang.

“Sebenarnya iuran ini kalau rutin dibayar setiap bulannya tidak memberatkan juga. Tapi kalau sudah berbulan-bulan tidak bayar baru terasa beratnya. Makanya saya selalu usahakan bayar iurannya tiap bulan. Ini adik ipar saya sudah menunggak hampir 2 tahun, saya paksakan untuk ikut program relaksasi biar dapat dicicil tunggakannya. Lumayan kan, bisa mengurangi beban, kartunya juga bisa langsung kita gunakan kalau sakit,” ungkap Aprida yang sedang menemani adik iparnya mengurus program relaksasi itu.

Sebelum menutup perbincangan, Aprida berpesan agar semua kalangan baik Pemerintah maupun masyarakat agar dapat bersatu padu memberikan kontribusinya masing-masing agar program JKN-KIS dapat terus berjalan memberikan manfaat pelayanan kesehatan bagi seluruh penduduk Indonesia.

“Program ini kan dari kita untuk kita, jadi kalau ada yang kurang ya bantu diperbaiki, jangan hanya menghujat tanpa memberikan solusi. Semoga JKN-KIS semakin sukses,” tutup wanita kelahiran Kota Pematang Siantar ini.

Editor: Content Writer
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved