Breaking News:

Kemlu: Tidak Ada Negara Yang Mengklaim Seaglider Yang Ditemukan di Selayar

Sebelumnya penemuan benda yang disebut-sebut sebagai drone laut di perairan Selayar, Sulawesi Selatan, menjadi perhatian publik.

Tribunnews/JEPRIMA
Kepala Staf TNI Angkatan Laut Laksamana TNI Yudo Margono (tengah) bersama jajaran saat menunjukkan sea glider usai memberikan keterangan pers perihal penemuan Sea Glider di Pushidros TNI AL, Jakarta Pusat, Senin (4/2/2021). Sea Glider yang ditemukan di perairan Sulawesi Selatan ini digunakan untuk mencari dan merekam data Oseanografi berupa data suhu, konduktivitas dan sound velocity untuk kepentingan riset dasar laut. Hingga konferensi pers ini dilaksanakan Pihak TNI AU tidak menemukan logo ataupun ciri-ciri perusahaan pembuat seaglider itu. Tribunnews/Jeprima 

Laporan Wartawan Tribunnews, Larasati Dyah Utami

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA – Kementerian Luar Negeri Indonesia (Kemlu RI) mengungkapkan tidak ada negara yang mengklaim kepemilikan seaglider yang ditemukan di Laut Selayar, Sulawesi Selatan beberapa waktu lalu.

Hal itu disampaikan lewat Juru Bicara (Jubir) Teuku Faizasyah saat dihubungi pada Selasa (5/1/2021)

“Tidak ada,” kata Faiza lewat pesan singkat

Namun pihaknya akan menunggu hasil penelitian dari dari kementerian/lembaga terkait temuan seaglider tersebut yang diduga berasal dari negara lain.

Baca juga: Pemerintah Diminta Tempuh Jalur Hukum Jika Seaglider di Perairan Selayar Milik Asing

Hal itu nantinya yang dapat menjadi dasar bagi Kemlu untuk menindak lanjuti temuan benda asing itu.

"Kalau kita ikuti penjelasan KSAL kemarin, objek tersebut akan diteliti, dan dalam proses tersebut diharapkan bisa diketahui siapa pemiliknya.

Temuan itu yang akan menjadi dasar tindak lanjut oleh Kemlu atau kementerian/lembaga terkait lainnya," katanya.

Sebelumnya penemuan benda yang disebut-sebut sebagai drone laut di perairan Selayar, Sulawesi Selatan, menjadi perhatian publik.

Baca juga: KSAL Beri Tenggat Waktu Satu Bulan Ungkap Data dan Pemilik Seaglider yang Ditemukan di Selayar

Alat itu disinyalir merupakan bagian dari alat mata-mata milik negara asing.

Halaman
123
Penulis: Larasati Dyah Utami
Editor: Hendra Gunawan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved