Breaking News:

Pro Kontra Rizieq Shihab

Rekening Munarman Ikut Diblokir, PPATK: Tidak Usah Khawatir Uangnya Tetap Ada

KPK menjelaskan soal pemblokiran rekening FPI dan afiliasinya, termasuk rekeking milik Eks Sekretaris Umum FPI Munarman.

Tribunnews.com/Lusius Genik
Sekretaris Umum FPI Munarman. 

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Kepala Pusat Pelaporan dan Analisis Transaksi Keuangan (PPATK) Dian Ediana Rae menjelaskan soal pemblokiran rekening FPI dan afiliasinya, termasuk rekeking milik Eks Sekretaris Umum FPI Munarman.

Dian meminta agar pihak-pihak yang diblokir rekeningnya tak usah khawatir.

"Tidak usah ada kekhawatiran soal status uangnya, tetap ada di rekening," kara Dian saat dikonfirmasi, Senin (11/1/2021).

Dian mengatakan prinsip analisis PPATK dalam melakukan tugas dan fungsinya harus komprehensif.

"Jadi pihak-pihak terafiliasi memang secara bersamaan menjadi objek analisis dan pemeriksaan kami," tambahnya.

Baca juga: Rekening Munarman dan 7 Rekening Keluarga Rizieq Shihab Diblokir

Baca juga: Rizieq Shihab Kini Jadi Tersangka untuk 3 Kasus Berbeda, Apa Saja?

Bagi PPATK, dikatakan Dian, hal ini merupakan imperatif berdasarkan Undang-Undang.

"Dan untuk kebaikan masyarakat dalam menjaga integritas sistem keuangan kita," ujar Dian.

Eks Wakil Kepala PPATK tersebut bahkan mencontohkan bagaimana kinerja pihaknya mencakup urusan yang lain dalam konteks tindak pidana

"Ini biasa dilakukan juga oleh PPATK  memeriksa rekening yang terkait tindak pidana lain seperti korupsi, narkotika, dan pendanaan terorisme," pungkasnya.

Sebelumnya, eks Sekretaris Umum FPI Munarman mengungkap rekening miliknya  diblokir.

"Saya baru terima suratnya hari ini. Rekening atas nama saya saja yang digunakan untuk menampung biaya pengobatan ibu saya yang sedang terbaring sakit, patungan saudara-saudara saya, diblokir juga," kata Munarman dalam pesan singkat yang diterima, Senin (11/1/2021).

Munarman pun menceritakan kondisi ibunya yang disebutnya tengah sakit.

"Itu rekening atas nama saya hanya untuk biaya berobat ibu saya yang pensiunan dan sudah enggak bisa jalan lagi, hanya terbaring di tempat tidur, diblokir juga oleh rezim zalim, bengis, dan tidak berperikemanusiaan ini," pungkas Munarman.

Penulis: Reza Deni
Editor: Hasanudin Aco
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved