Breaking News:

Penanganan Covid

Dimarahi Sekjen PDIP karena Tolak Vaksinasi, Ribka Tjiptaning : Ya Itu Risiko

Ribka menegaskan penolakannya bukan tanpa dasar. Latar belakangnya sebagai seorang dokter menjadi alasannya.

Vincentius Jyestha
Anggota Komisi IX DPR RI Fraksi PDI Perjuangan Ribka Tjiptaning 

"Kalau persoalan vaksin, saya tetap tidak mau divaksin, mau pun sampai yang 63 tahun bisa divaksin. Saya sudah 63 nih, mau semua usia boleh tetap (saya tolak). Misalnya saya hidup di DKI, semua anak cucu saya dapat sanksi Rp 5 juta mending saya bayar, saya jual mobil kek," kata Ribka di Ruang Rapat Komisi IX DPR, Senayan, Jakarta.

"Bagaimana orang Bio Farma juga masih bilang belum uji klinis ketiga dan lain-lain," lanjutnya.

Anies Siap

Wakil Gubernur DKI Jakarta Ahmad Riza Patria mengatakan dirinya bersama Gubernur Anies Baswedan, bersedia dan siap menjadi orang pertama di tingkat Pemerintahan Provinsi DKI yang disuntik vaksinasi Covid-19.

"Prinsip Pak Anies, saya, Wakil Gubernur, siap menjadi orang pertama yang divaksin," kata Riza kepada wartawan, Senin (11/1/2021).

Jika ditunjuk, Anies dan Riza akan disuntik vaksin pada tanggal 14 Januari 2021 atau satu hari setelah penyuntikan vaksin untuk Presiden Joko Widodo yang dijadwalkan tanggal 13 Januari 2021.

Baca juga: Izin Penggunaan Darurat Vaksin Sinovac Akhirnya Terbit, Tingkat Efikasi 65,3 Persen

"Kan Presiden tanggal 13 (Januari), dan masing - masing daerah tanggal 14 (Januari)," jelas dia.

Kendati Anies dan Riza menyatakan siap divaksin, tapi berdasarkan ketentuan, pemberian vaksin akan didahulukan atau di prioritaskan bagi para tenaga kesehatan di rumah sakit maupun puskesmas.

Baca juga: BPOM Terbitkan EUA Sinovac, Masyarakat Diajak Dukung Vaksinasi

"Kan diatur nanti di rumah sakit, di puskesmas diutamakan jajaran kesehatan terlebih dahulu," pungkas dia.

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved