Breaking News:

Klarifikasi Pria yang Terekam Bersama Captain Afwan dalam Video CCTV yang Viral di Media Sosial

Pria yang terekam bersama Captain Afwan dalam Video CCTV yang Viral di TikTok memberikan klarifikasi terkait kronologi kejadian dalam rekaman tersebut

Tribunnewsmaker.com
Video rekaman CCTV Captain Afwan 

TRIBUNNEWS.COM - Setelah sempat viral, pria yang terekam bersama Captain Afwan dalam rekaman CCTV di Bandara Internasional Minangkabau, memberikan klarifikasinya.

Saat dihubungi Tribunnews.com, Nofri Jama mengaku mendapatkan rekaman CCTV dari minimarket yang ada di waiting room lantai dua Bandara Internasional Minangkabau.

Ia merekamnya pada Minggu (10/1/2021) pukul 09.57 WIB, setelah mengetahui berita jatuhnya Sriwijaya Air SJ 182.

Baca juga: Kakek Koswara yang Digugat Anaknya Rp 3 Miliar Itu Ternyata Bukan Orang Sembarangan, Curhat ke Demul

Baca juga: Jenazah Janda Muda yang Tewas Di Bali Tiba di Subang, Ibu Histeris dan Pingsan, Anak Masih Balita

Baca juga: CEK FAKTA Ada Chip di Dalam Vaksin Covid-19 yang Bisa Lacak Orang yang Divaksin

Kronologi Kejadian

Pada Kamis (7/1/2021), Pesawat SJ 025 dari Jakarta mendarat di Bandara Internasional Minangkabau.

Baca juga: Viral Video Jeritan Minta Tolong saat Pencarian Sriwijaya Air di Laut, Roy Suryo Ulas Fakta Ini

Baca juga: Video Kebaikan Hati Captain Afwan 2 Hari Sebelum Sriwijaya Air Jatuh, Pesan Terakhir Begitu Mendalam

Setelah landing, Captain Afwan meminta Nofri meninggalkan pesawat untuk pergi sholat Maghrib di mushala yang ada di lantai dua bandara.

Mengingat waktu atau schedule Pesawat SJ 025 dengan rute Padang-Jakarta masih panjang.

"Namun saat itu saya tidak bisa meninggalkan pesawat, akhirnya Captain Afwan pergi ke mushala dulu, baru setelah itu saya menyusulnya," kata Nofri saat dihubungi Tribunnews.com pada Selasa (19/1/2021).

Selesai sholat berjamaah, Captain Afwan terlihat pindah duduk ke arah sudut mushala.

"Saya melihat Captain Afwan melakukan sholat sunah dan berdoa dengan khusyuk dalam waktu yang lama," terang pria asal Solok Selatan ini.

Karena saat itu Nofri bertugas sebagai Ramp Handling, atau koordinator untuk mencatat semua pergerakan pesawat, membuatnya tidak bisa meninggalkan pesawat dalam waktu yang lama.

Halaman
1234
Penulis: Faryyanida Putwiliani
Editor: Daryono
Sumber: TribunSolo.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved