Sandiaga: Desa Wisata Jadi Jawaban Tantangan Wisata Berkelanjutan
Pemerintah melalui Kemenparekraf mengusung konsep pentahelix untuk mengembangkan ekosistem pariwisata dan ekonomi kreatif
Laporan Wartawan Tribunnews, Fitri Wulandari
TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif/Kepala Badan Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Sandiaga Uno menyebut pengembangan desa wisata dapat menjadi jawaban tantangan wisata berkelanjutan.
Hal ini sesuai Rencana Pembangunan Jangka Menengah Nasional (RPJMN) 2020-2024.
Menurutnya, potensi ini dapat dikembangkan melalui peningkatan jumlah Sumber Daya Manusia (SDM) serta ekonomi kreatif warga di desa tersebut.
"Desa wisata yang berbasis komunitas atau community based tourism juga dapat menjadi jawaban atas tantangan wisata berkelanjutan, dengan meningkatkan kapasitas Sumber daya manusia dan ekonomi masyarakat lokal sekitarnya yang terlibat," ujar Sandiaga, dalam konferensi pers virtual 'Virtual Indonesia: Surga Yang Tersembunyi', Rabu (27/1/2021).
Ia pun menilai pengembangan ekosistem desa wisata ini memiliki potensi yang sangat baik di masa depan.
Baca juga: Dua WNA Diusir, Masuk Indonesia Gunakan Visa Wisata, Tapi Malah Jualan Sabun di Bali
Baca juga: Sandiaga Uno Optimis Ekonomi Kreatif Global Pulih Tahun Ini
Meskipun saat ini masih dalam masa pandemi virus corona (Covid-19), namun ia optimis akan lahir 244 desa wisata yang maju, mandiri dan tersertifikasi pada 2024.
"Karena itulah Kemenparekraf mendukung pengembangan desa wisata di seluruh Indonesia, kita dukung all out ya desa wisata," kata Sandiaga.
Sandiaga menekankan bahwa pemerintah melalui Kemenparekraf mengusung konsep pentahelix untuk mengembangkan ekosistem pariwisata dan ekonomi kreatif.
Konsep ini menggabungkan sinergi antara pemerintah, akademisi, pengusaha, masyarakat atau komunitas serta media.
"Ekosistem pariwisata dan ekonomi kreatif ini harus terus dikembangkan dengan konsep kolaborasi pentahelix," jelas Sandiaga.
Dalam upaya mengembangkan potensi pariwisata dan ekonomi kreatif ini, Kemenparekraf pun turut menggandeng Kementerian Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi (Kemendes PDTT).
Baca juga: Datangi KPK, Sandiaga Uno: Nanti Saya Kasih Keterangan
Baca juga: Komisi III DPR Mendadak Hentikan Uji Calon Hakim Agung Karena Diduga Plagiat
Serta Asosiasi Desa Wisata Indonesia (ASIDEWI) hingga pegiat pariwisata dan ekonomi kreatif seperti Traval.co dan CAVENTER Indonesia.
"Kami bekerja sama dengan ASIDEWI maupun Kemendes. Yang paling penting ini seperti Traval.co, CAVENTER adalah pegiat ekonomi pariwisata dan ekonomi kreatif," papar Sandiaga.
Melalui kolaborasi ini, kata Sandiaga, Kemenparekraf akan memperkenalkan 10 desa dan kawasan wisata potensial melalui virtual tour.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/tribunnews/foto/bank/originals/sandi-uno12321.jpg)