Minggu, 12 April 2026

Yenny Wahid Nilai Komitmen Pemerintah Terhadap Pemberantasan Korupsi Masih Tinggi

Putri Gus Dur ini menilai ada oknum-oknum pejabat yang mengira momen pandemi Covid-19 dapat membuat masyarakat lengah dalam melakukan pengawasan

Penulis: Fahdi Fahlevi
Editor: Eko Sutriyanto
ist
Direktur Wahid Foundation Yenny Wahid di Abu Dhabi 

Laporan wartawan Tribunnews.com, Fahdi Fahlevi

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Direktur Wahid Foundation Yenny Wahid menilai komitmen pemerintah terhadap pemberantasan korupsi masih cukup tinggi.

Meski begitu, Yenny mengatakan dalam pelaksanaannya masih banyak oknum pejabat publik yang memanfaatkan untuk berbuat korupsi.

"Saya rasa kalau komitmennya masih cukup tinggi tapi bahwa dalam implementasinya banyak pejabat publik yg justru menggunakan kesempatan-kesempatan," tutur Yenny di Kantor BP2MI, Pancoran, Jakarta Selatan, Minggu (31/1/2021).

Termasuk pada saat ini, ketika masyarakat sedang mengalami kesulitan di berbagai aspek akibat pandemi Covid-19.

Putri mantan Presiden Abdurahman Wahid ini menilai ada oknum-oknum pejabat yang mengira momen pandemi Covid-19 dapat membuat masyarakat lengah dalam melakukan pengawasan.

Baca juga: IPK Indonesia Melorot, Yenny Wahid Singgung Soal Bancakan Dana Bansos Covid-19

"Dianggap publik dalam melakukan pengawasan karena ada Covid, dan lain sebagainya. Justru dipakai untuk bancakan," tutur Yenny.

Sosok pejabat yang berkomitmen dalam mendahului kepentingan masyarakat, menurut Yenny, sangat dibutuhkan di masa kini.

"Kita membutuhkan ada komitmen yang kuat dari para pejabat publik untuk betul-betul mendudukan kesejahteraan masyarakat sebagai prioritas utama mereka dan saya melihat," pungkas Yenny.

Seperti diketahui, berdasarkan hasil IPK (2020 yang diluncurkan Transparency International Indonesia  pada Kamis (28/1/2021), secara global skor IPK Indonesia turun tiga poin dari tahun lalu.

Baca juga: Akhir Pelarian Buronan Kasus Korupsi Selama 9 Tahun, Tertangkap di Tenda Pengungsi Gempa Mamuju

Peneliti TII Wawan Suyatmiko menjelaskan saat ini secara global Indonesia berada di peringkat 102 dengan skor 37. Sedangkan pada tahun sebelumnya, kata Wawan, Indonesia berada di peringkat 85 dengan skor 40.

Wawan mengatakan negara yang mempunyai skor dan rangking sama dengan Indonesia adalah Gambia.

"CPI (IPK) Indonesia tahun 2020 ini kita berada pada skor 37 dengan rangking 102 dan skor ini turun tiga poin dari tahun 2019 lalu. Tahun 2019 lalu kita berada pada skor 40 dan rangking 85," kata Wawan pada Kamis (28/1/2021).

Di tingkat ASEAN, kata Wawan, Singapura masih memegang peran penting dalam perolehan IPK di ASEAN dengan skor 85.
 

Rekomendasi untuk Anda

Berita Terkini

© 2026 TribunNews.com, a subsidiary of KG Media. All Right Reserved