Breaking News:

Virus Corona

Sebut Prediksi RI Bebas Pandemi 10 Tahun Lagi Berlebihan, Moeldoko: Pak Jokowi Ingin 1,5 Tahun

Moeldoko menanggapi prediksi Bloomberg yang menyebut Indonesia bebas pandemi Covid-19 dalam 10 tahun lagi.

TRIBUNNEWS/HERUDIN
Kepala Kantor Staf Presiden Moeldoko memberikan keterangan pers di kawasan Menteng, Jakarta, Rabu (3/2/2021). Keterangan pers tersebut untuk menanggapi pernyataan Ketua Umum Partai Demokrat Agus Harimurti Yudhoyono terkait tudingan kudeta AHY dari kepemimpinan Ketum Demokrat demi kepentingan Pilpres 2024. Moeldoko menanggapi prediksi Bloomberg yang menyebut Indonesia bebas pandemi Covid-19 dalam 10 tahun lagi. 

TRIBUNNEWS.COM - Kepala Kantor Staf Presiden (KSP) Moeldoko menanggapi laporan Bloomberg yang mencatat pandemi Covid-19 di Indonesia baru akan berakhir 10 tahun ke depan.

Mantan Panglima TNI itu menilai, prediksi dari Bloomberg berlebihan.

Bahkan, ia menyarankan media yang berbasis di AS itu harus belajar dulu sebelum menyimpulkannya.

Hal itu disampaikan Moeldoko dalam Webinar Jurnalisme Berkualitas' untuk memperingati Hari Pers Nasional (HPN) 2021, Minggu (7/2/2021).

Baca juga: Hampir Setahun Pandemi, Doni Monardo Sebut Kasus Corona di Indonesia Justru Semakin Tinggi

Baca juga: Afrika Selatan Hentikan Suntikan Vaksin AstraZeneca karena Temuan Varian Baru Virus Corona

"Suruh belajar sini dululah Bloomberg itu," kata Moeldoko.

Menurut Moeldoko, pemerintah telah berupaya semaksimal mungkin agar vaksinasi rampung dalam 1,5 tahun.

"Kemarin dalam sidang kabinet sudah dipikirkan bagaimana keinginan Pak Jokowi untuk secepatnya (vaksinasi) setahun setengah (selesai)," kata Moeldoko.

Kepala Kantor Staf Presiden Moeldoko memberikan keterangan pers di kawasan Menteng, Jakarta, Rabu (3/2/2021). Keterangan pers tersebut untuk menanggapi pernyataan Ketua Umum Partai Demokrat Agus Harimurti Yudhoyono terkait tudingan kudeta AHY dari kepemimpinan Ketum Demokrat demi kepentingan Pilpres 2024. TRIBUNNEWS/HERUDIN
Kepala Kantor Staf Presiden Moeldoko memberikan keterangan pers di kawasan Menteng, Jakarta, Rabu (3/2/2021). Keterangan pers tersebut untuk menanggapi pernyataan Ketua Umum Partai Demokrat Agus Harimurti Yudhoyono terkait tudingan kudeta AHY dari kepemimpinan Ketum Demokrat demi kepentingan Pilpres 2024. TRIBUNNEWS/HERUDIN (TRIBUNNEWS/HERUDIN)

Bahkan, lanjut Moeldoko, penanganan akan lebih cepat jika produksi vaksin Indonesia segera selesai.

Terlebih, adanya rencana vaksin dalam negeri yang juga akan diproduksi.

"Kalau vaksin merah putih sudah berproduksi tahun 2022 itu lebih cepat lagi," tegasnya.

Halaman
123
Penulis: Inza Maliana
Editor: Arif Tio Buqi Abdulah
Sumber: TribunSolo.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved