Breaking News:

OTT Menteri KKP

Dakwaan KPK Beberkan Deretan Belanjaan Barang Mewah Edhy Prabowo di Amerika

Suap itu diberikan agar Edhy memberi izin ekspor benih bening lobster kepada perusahaan Suharjito.

Tribunnews/Irwan Rismawan
Direktur PT Dua Putra Perkasa (DPP), Suharjito mengenakan rompi oranye usai menjalani pemeriksaan terkait kasus dugaan korupsi ekspor benih lobster di Gedung KPK, Jakarta Pusat, Rabu (25/11/2020). KPK menetapkan tujuh tersangka dalam kasus dugaan korupsi tersebut, dua di antaranya yakni Menteri Kelautan dan Perikanan (KKP), Edhy Prabowo dan Direktur PT DPP Suharjito. Tribunnews/Irwan Rismawan 

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Jaksa Penuntut Umum (JPU) pada Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) mendakwa pemilik sekaligus Direktur PT Dua Putera Perkasa (DPPP) Suharjito menyuap eks Menteri Kelautan dan Perikanan Edhy Prabowo sebanyak 103 ribu dolar AS dan Rp706 juta.

Suap itu diberikan agar Edhy memberi izin ekspor benih bening lobster kepada perusahaan Suharjito.

“Memberi atau menjanjikan sesuatu yaitu memberi sesuatu berupa uang yang seluruhnya 103.000 dolar AS dan Rp706.055.440,” seperti dikutip dari berkas dakwaan yang sudah dibacakan di Pengadilan Tindak Pidana Korupsi Jakarta, Kamis (11/2/2021).

Dalam dakwaan tersebut, KPK juga membeberkan bagaimana Edhy menggunakan uang-uang tersebut untuk membelanjakan barang-barang mahal.

KPK menyebutkan pada 24 Agustus 2020, Edhy meminta dua bawahannya mentransfer uang senilai Rp168,4 juta ke salah satu rekening.

Setelah itu, Edhy meminta untuk dibelikan 8 unit sepeda dengan total harga Rp118,4 juta.

Sisa uang Rp50 juta kemudian digunakan untuk membeli dua ponsel Samsung.

Baca juga: Pemilik PT DPPP Suharjito Didakwa Suap Eks Menteri Edhy Prabowo Miliaran Rupiah

Di bulan yang sama, Edhy meminta bawahannya membelikan satu jam tangan merek Jacob&Co di Hongkong seharga 160 ribu dolar Hongkong.

Selanjutnya, Edhy juga meminta bawahannya membelikan sebuah jam tangan merek Rolex Yacht master II Yellow Gold seharga Rp740 juta pada 28 Oktober 2020.

Pada November 2020, bawahan Edhy Prabowo melakukan perubahan jenis kartu debit dari platinum ke debit Emerald Personal.

Halaman
12
Penulis: Ilham Rian Pratama
Editor: Johnson Simanjuntak
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved