Breaking News:

KPI Temukan 37 Tayangan Televisi Diduga Melanggar Protokol Kesehatan, Berikut Daftarnya

KPI menyebut dari 37 tayangan ini, pelanggaran protokol kesehatan yang dilakukan didominasi tidak mengenakan masker dan pelindung wajah.

Capture YouTube TRANSTV OFFICIAL
(FOTO HANYA ILUSTRASI) Nikita Mirzani saat hadir di acara Brownis TRANSTV, Rabu (29/4/2020). 

TRIBUNNEWS.COM - Komisi Penyiaran Indonesia (KPI) menemukan 37 tayangan televisi yang diduga berpotensi melanggar protokol kesehatan.

Sebanyak 37 tayangan tersebut bersumber dari 11 stasiun televisi, dimana 36 tayangan berasal dari hasil tim pemantauan isi siaran, sedangkan 1 tayangan berasal dari pengaduan publik yang disampaikan ke KPI.

Dilansir situs KPI, dari 37 tayangan ini, pelanggaran protokol kesehatan yang dilakukan didominasi tidak mengenakan masker dan pelindung wajah.

Selain itu didapati juga tayangan yang tidak memperhatikan jarak fisik atau social distancing.

Mayoritas acara yang diduga melanggar prokes ini didominasi oleh program hiburan variety show.

Baca juga: Dokter Tirta Tegur Artis Pakai Face Shield Modis, Titi DJ Setuju Pakai Masker Saat Isi Acara di TV

Namun, ada pula beberapa program seperti talkshow dan religi yang diduga melanggar protokol kesehatan.

Pemantauan yang dilakukan KPI itu tidak termasuk pada program siaran film, sinetron, dan tayangan yang disiarkan ulang (re-run) yang diproduksi sebelum pandemi Covid-19.

Atas temuan itu, KPI akan mengadakan rapat untuk meneliti lebih jauh sebelum memutuskan jenis sanksi yang dijatuhkan.

"Nanti, Rapat Pleno akan memutuskan jenis sanksi yang dijatuhkan pada masing-masing program siaran yang terbukti melakukan pelanggaran,“ kata Wakil Ketua KPI, Mulyo Hadi Purnomo, dalam keterangannya dikutip dari situs kpi.go.id.

Berikut Daftar Program yang Berpotensi Melanggar Protokol Kesehatan

Tayangan langgar Prokes KPI
Komisi Penyiaran Indonesia (KPI) menemukan 37 tayangan televisi yang diduga melanggar protokol kesehatan. (kpi.go.id)

Baca juga: Protes Nikita Mirzani setelah Program Acaranya Nih Kita Kepo Ditegur KPI, Bandingkan dengan Sinetron

Baca juga: Muhammadiyah Nilai Aisha Weddings Melanggar Aturan yang Berlaku

Parimeter Kepatuhan Program Siaran

KPI sendiri telah menetapkan parameter kepatuhan program siaran dalam menjalankan protokol kesehatan di masa pandemi ini.

Paremeter tersebut yakni:

1. Jaga jarak 1-2 meter;

2. menggunakan masker dan/atau pelindung wajah;

3. tidak melakukan adegan kontak fisik;

4. menayangkan Video Tapping (rekaman) atau penyematan informasi bahwa sebelum siaran dimulai lembaga penyiaran telah melakukan sterilisasi ruangan, peralatan dan perlengkapan shooting serta protokol kesehatan bagi para kru, talen, pembawa acara, maupun narasumber;

5. menghadirkan orang di dalam studio dengan tidak melebihi 25% dari kapasitas ruangan;

6. visualisasi adegan news anchor membuka masker pada saat memulai membaca berita dan mengakhirinya dengan menutup masker.

Parameter tersebut termuat dalam Keputusan KPI (KKPI) nomor 12 tahun 2020 tentang Dukungan Lembaga Penyiaran dalam Upaya Pencegahan dan Penanggulangan Persebaran Covid-19.

KPI menegaskan setiap program yang disiarkan kepada masyarakat, ketaatan terhadap protokol kesehatan merupakan sebuah keharusan.

Baca juga: 7 Protokol Kesehatan di Lapangan Jika Liga 1 Digelar: Pemain Dilarang Meludah Sembarangan

Masalah protokol kesehatan dalam  program siaran televisi ini juga sempat ramai diperbincangkan beberapa waktu yang lalu.

Dokter Tirta, influencer yang juga bagian dari relawan peduli pencegahan Covid-19, mengkritisi artis-artis yang tampil live di televisi hanya menggunakan face shield.

Terlebih lagi semakin kesini bentuk faceshield makin beragam dan cenderung meninggalkan fungsinya untuk melindungi wajah.

Bahkan dokter Tirta sempat berseteru dengan Melly Goeslaw yang memang kerap menggunakan faceshield berbentuk unik.

Tirta menyebut penggunaan faceshield dengan bentuk beragam itu adalah kekeliruan karena tak bisa menghindari wajah dari virus Covid-19.

Ia pun meminta para artis dan pengisi acara untuk terus menggunakan masker yang tepat.

Akhirnya KPI menggelar rapat dan hasilnya, KPI menyampaikan pada seluruh Lembaga Penyiaran (LP) televisi untuk mengevaluasi programnya agar tidak lagi hanya memakai faceshield alias pelindung wajah saat siaran tetapi juga mengenakan masker.

(Tribunnews.com/Tio)

Penulis: Arif Tio Buqi Abdulah
Editor: Pravitri Retno Widyastuti
Sumber: TribunSolo.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved