Breaking News:

KPK Siap Hadapi Sidang PK Pedangdut Saipul Jamil yang Klaim Punya 4 Novum

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) siap melawan upaya hukum Peninjauan Kembali (PK) yang diajukan pedangdut Saipul Jamil.

WARTA KOTA/HENRY LOPULALAN
Terdakwa kasus suap panitera Pengadilan Negeri Jakarta Utara, Saipul Jamil, menjalani sidang vonis di Pengadilan Tipikor Jakarta, Senin (31/7/2017). Majelis Hakim memvonis penyanyi dangdut tersebut dengan hukuman tiga tahun penjara serta denda Rp100 juta subsider tiga bulan kurungan. WARTA KOTA/HENRY LOPULALAN 

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA-Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) siap melawan upaya hukum Peninjauan Kembali (PK) yang diajukan pedangdut Saipul Jamil.

Saipul Jamil mengajukan PK ke Mahkamah Agung (MA) terkait kasus suap hakim di Pengadilan Negeri (PN) Jakarta Utara untuk mempengaruhi putusan dalam perkara pencabulan.

“KPK tentu siap menghadapi permohonan PK yang diajukan oleh pihak terpidana tersebut,” kata Plt Juru Bicara KPK Ali Fikri, Jumat (19/2).

“Terpidana Saiful Jamil hari ini (kemarin red) sidang PK perdana via online dengan agenda pembacaan memori permohonan PK dan sidang akan dilanjutkan Jumat tanggal 5 Maret 2021 dengan agenda jawaban termohon PK,” kata Ali.

Baca juga: KPK Sebut Hotma Sitompul Terima Fee Lawyer dari Tersangka Suap Bansos Covid-19

Ali menjelaskan tim Jaksa Penuntut Umum (JPU) akan segera menyusun pendapatnya dan menyerahkan kontra memori PK itu kepada MA melalui Majelis hakim PK di PN Tipikor Jakarta Pusat. 

“Sekalipun PK adalah hak dari terpidana sebagaimana yang ditentukan UU namun pada gilirannya masyarakat juga akan ikut mengawal dan menilai rasa keadilan pada setiap putusan majelis hakim tingkat PK maupun terhadap kepercayaan terhadap MA secara kelembagaan,” tandas Ali.

Diberitakan, Saipul Jamil mengajukan PK terkait kasus suap hakim di PN Jakut untuk mempengaruhi putusan dalam perkara pencabulan. 

Ada empat novum atau bukti baru yang diajukan Saipul Jamil.

Sidang PK  digelar di Pengadilan Tipikor Jakarta. 

Sidang dipimpin oleh hakim ketua Rustiyono serta Joko Soebagyo dan Wadji Pramono sebagai hakim anggota.

Baca juga: Geledah 2 Kantor Swasta, KPK Amankan Rekening Koran Terkait Kasus Bansos

Halaman
12
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved