Breaking News:

OTT Menteri KKP

Staf Khusus Edhy Prabowo Akui Terima Titipan Uang dari Terdakwa Suharjito

Staf khusus Menteri Kelautan dan Perikanan (KP) Edhy Prabowo, Safri Muis mengaku pernah menerima uang titipan dari Suharjito.

Tribunnews.com, Ilham Rian Pratama
Mantan Menteri Kelautan dan Perikanan Edhy Prabowo menjalani pemeriksaan lanjutan kasus dugaan suap izin ekspor benih bening lobster di Gedung Merah Putih KPK, Jakarta Selatan, Jumat (29/1/2021) 

Laporan wartawan tribunnews.com, Danang Triatmojo

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Staf khusus Menteri Kelautan dan Perikanan (KP) Edhy Prabowo, Safri Muis mengaku pernah menerima uang titipan dari Direktur PT Dua Putera Perkasa Pratama (DPPP), Suharjito.

Suharjito diketahu saat ini berstatus sebagai terdakwa kasus dugaan suap izin ekspor benur dan benih lobster (BBL).

Pengakuan Safri bermula saat dirinya ditanya jaksa terkait pertemuannya dengan Suharjito dan Manager Operasional Kapal PT DPP, Agus Kurniyawanto.

Pertemuan itu diketahui membahas proses izin ekspor benur.

Baca juga: KPK Perketat Kunjungan Online Bagi Edhy Prabowo Karena Ketahuan Bukan Dijenguk Keluarga

"Saya bilang dilengkapi berkas-berkas yang disampaikan di tim due deligence," ucap Safri dalam sidang di Pengadilan Tipikor Jakarta, Rabu (24/2/2021).

Kemudian jaksa mendalami keterangan Safri dengan bertanya apakah ada suatu pemberian untuk memperlancar proses penerbitan izin tersebut.

Safri mengaku Suharjito sempat menitipkan sejumlah uang pada pertemuan mereka selanjutnya.

Namun Safri tidak tahu menahu berapa besaran uang yang dititipkan.

"Suharjito waktu itu menitipkan uang, titipan kepada saya. Titipan aja tapi jumlahnya nggak tahu, titip uang untuk pokoknya titip saja. Saya nggak tahu jumlahnya berapa," kata Safri.

Baca juga: Bersaksi di Sidang Suap Izin Ekspor Benur, Stafsus Edhy Prabowo Akui Diberi Arahan Sang Menteri

Halaman
123
Penulis: Danang Triatmojo
Editor: Adi Suhendi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved