Senin, 11 Mei 2026

Penangkapan Terduga Teroris

Kronologi Briptu Herlis Gugur dalam Kontak Tembak dengan Kelompok Teroris Poso, Sempat Telepon Ayah

Seorang anggota Brimob Polda Sulawesi Tengah, bernama Briptu Herlis gugur dalam baku tembak dengan kelompok teroris di Poso.

Tayang:
Penulis: Adi Suhendi
TRIBUNPALU.COM/SUTA
Sejumlah personel Brimob Polda Sulteng bersenjata lengkap bersiaga di RS Bhayangkara Palu menunggu kedatangan jenazah korban kontak tembak, Rabu (3/3/2021). 

TRIBUNNEWS.COM, POSO - Satgas Madago Raya kembali terlibat baku tembak dengan kelompok teroris Mujahidin Indonesia Timur (MIT) pimpinan Ali Kalora di Pegunungan Kilo 7 Desa Gayatri, Kecamatan Poso Pesisir Utara, Kabupaten Poso, Sulawesi Tengah, Rabu (3/3/2021) sore.

Dalam insiden yang terjadi sekira pukul 16.02 WITA tersebut seorang anggota Brimob Polda Sulawesi Tengah, bernama Briptu Herlis dari Bravo 5 gugur.

Briptu Herlis diketahui berdinas di Brimob Polda Sulteng Kompi 4 Tolitoli.

Kejadian bermula dari pengejaran patroli yang dilakukan aparat yang tergabung dalam Satgas Madago Raya.

Baca juga: BREAKING NEWS: 1 Anggota Brimob Tewas Saat Kontak Senjata dengan MIT di Poso

Patroli pengejaran tersebut merupakan rangkaian dari kejadian kontak tembak pada Senin (1/2/2021) lalu.

"Kontak tembak ini adalah merupakan serangkaian dengan kejadian pada hari Senin. Kemudian dilakukan pengejaran. Berawal dari patroli, kemudian terjadi kontak tembak lagi," kata Kabid Humas Polda Sulteng, Kombes Pol Didik Supranoto kepada wartawan, Rabu (3/3/2021)

Dalam kontak tembak tersebut, Briptu Herlis gugur setelah mengalami luka tembak di bagian samping tubuhnya.

Baca juga: Polri Pastikan 2 Teroris Poso yang Tewas Tak Miliki Hubungan Darah Dengan Ali Kalora

"Luka tembak di badan bagian samping satu peluru," kata Kombes Didik Supranoto.

Adapun kelompok MIT Poso yang terlibat kontak tembak pada Rabu (3/3/2021) diduga dipimpin langsung Ali Kalora.

Sebagaimana diketahui, Ali Kalora merupakan pimpinan MIT Poso setelah Santoso tewas pada tahun 2016 silam.

"Kita duga kelompok ini adalah pimpinan Ali Kalora," jelas Kombes Didik Supranoto.

Jenazah Briptu Herlis pun langsung dibawa ke RS Bhayangkara Palu, Rabu (3/3/2021) sore untuk menjalani visum.

Pantauan TribunPalu.com, tiga personel Brimob Polda Sulawesi Tengah berjaga di depan pintu gerbang menuju ruang jenazah RS Bhayangkara Palu.

Baca juga: Dua Anggota Kelompok Ali Kalora Cs Diduga Tewas Kena Bom Sendiri di Poso

Sementara, empat personel bersenjata lengkap lainnya berjaga di longrong menuju ruang jenazah.

Jenazah Briptu Herlis rencananya akan duterbangkan ke kampung halamannya di Desa Kondara, Kecamatan Pangkue, Kabupaten Kolaka Utara, Sulawesi Tenggara.

Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda

Berita Terkini

© 2026 TribunNews.com, a subsidiary of KG Media. All Right Reserved