Breaking News:

Keakuratan GeNose Dipertanyakan, Menhub: Akurasi GeNose Lebih Tinggi Dibanding Alat Skrining Lain

Komisi V DPR RI mempertanyakan keakuratan dari GeNose C19 sebagai alat skrining masyarakat dalam bepergian jauh

Tribun Jabar/Gani Kurniawan
Calon penumpang kereta api menjalani layanan deteksi Covid-19 dengan metode GeNose C19 (Gajah Mada Electric Nose Covid-19) di Stasiun Bandung, Jalan Kebon Kawung, Kota Bandung, Jawa Barat, Senin (15/2/2021). PT Kereta Api Indonesia (KAI) mulai menerapkan tes GeNose C19 bagi calon penumpang di Stasiun Bandung dengan tarif Rp 20.000, sebagai salah satu syarat perjalanan kereta api jarak jauh untuk mengantisipasi terjadi kerumunan kepadatan pelayanan sebagai upaya pencegahan penyebaran Covid-19. Tribun Jabar/Gani Kurniawan 

Laporan Wartawan Tribunnews.com, Vincentius Jyestha

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Komisi V DPR RI mempertanyakan keakuratan dari GeNose C19 sebagai alat skrining masyarakat dalam bepergian jauh menggunakan transportasi umum.

Hal itu disampaikan kepada Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi dalam rapat kerja dengan Komisi V DPR RI, sebab GeNose akan mulai dipergunakan di empat bandara Indonesia serta di seluruh stasiun kereta api.

Terkait hal itu, Budi mengklaim akurasi GeNose dalam mendeteksi Covid-19 justru memiliki persentase atau tingkat akurasi lebih tinggi dibandingkan alat screening Covid-19 lainnya.

Baca juga: Mulai 1 April, Empat Bandara Akan Sediakan Layanan GeNose C19 untuk Skrining Covid-19

"Dari hasil yang kita peroleh efektivitas atau akurasi GeNose dibanding yang lain itu presentasenya lebih tinggi," ujar Budi, dalam rapat kerja dengan Komisi V DPR RI, Selasa (16/3/2021).

Tak hanya itu, Budi juga memaparkan bahwa GeNose telah mendapatkan izin edar dari Kementerian Kesehatan serta Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 sehingga sudah teruji.

Baca juga: Hasil Uji Coba GeNose di Pelabuhan Tanjung Priok Efektif

"Saya laporkan GeNose ini sudah dapat izin edar dari Kementerian Kesehatan dan Gugus Tugas," jelas Budi.

Sebelumnya diberitakan, Komisi V DPR RI mendukung penggunaan GeNose C19 sebagai skrining masyarakat saat akan melakukan syarat perjalanan jarak jauh.

Ketua Komisi V DPR RI Lasarus turut mendukung penggunaan GeNose. Menurutnya GeNose dinilai lebih murah dan cepat hasilnya dibandingkan dengan tes swab PCR.

"Dengan adanya tracking mudah, murah, dan cepat, inilah indikator yang diperlukan dalam situasi sekarang. Kalau biaya tak mahal kita beli saja pak di seluruh simpul yang mesti dipasang," ujar Lasarus, dalam rapat kerja Komisi V DPR RI dengan Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi, Selasa (16/3/2021).

Halaman
12
Penulis: Vincentius Jyestha Candraditya
Editor: Sanusi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved