Breaking News:

Laba Bersih Diagnos Naik Empat Kali Lipat Sepanjang 2020

Dari April 2020 sampai dengan 31 Desember 2020, DGNS telah berahasil melaksanakan sebanyak 148.577 pemeriksaan PCR

net
Ilustrasi laporan keuangan. 

Laporan Wartawan Tribunnews.com, Glery Lazuardi

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - PT Diagnos Laboratorium Utama Tbk (DGNS) berhasil mencetak pertumbuhan laba bersih sebesar 468% pada tahun 2020.

Direktur Utama PT Diagnos Laboratorium Utama Tbk, Mesha Rizal Sini, mengatakan beriringan dengan pandemi covid-19 DGNS berhasil meluncurkan produk Biomolecular yang mana berhasil membantu pemerintah dalam melakukan pemeriksaan serta skrining penyakit Covid-19 dalam bentuk pemeriksaan Polymerase Chain Reactions (PCR).

Baca juga: Laba Raksasa Minyak Saudi Aramco Anjlok Hampir 45 Persen di Tengah Pandemi

"DGNS berhasil membukukan laba bersih sebesar Rp. 52 Milyar pada tahun 2020 atau tumbuh 468% dari tahun sebelumya yang sebesar Rp. 9,2 Milyar per tahun, dari sisi pendapatan DGNS berhasil membukukan Rp. 183 Milyar atau pertumbuhan 256,8% dari tahun sebelumnya yang sebesar Rp. 51,3 Milyar," kata dia, dalam keterangannya, Senin (23/3/2021).

Peluncuran Produk Biomolecular

Peluncuran produk biomolecular sebagai jawaban perseroan terhadap merambaknya pandemi covid-19 di Indonesia, dimana varian produk biomolecular tersebut bervariasi mulai dari pemeriksaan Polymerase Chain Reactions (PCR) & TCM (Test Cepat Molecular), Rapid Antibody (Eclia/ICT), Rapid Antigen yang merupakan rangkain pemeriksaan yang berguna untuk mendeteksi terserangnya seseorang terhadap penyakit Covid-19.

Dari April 2020 sampai dengan 31 Desember 2020, DGNS telah berahasil melaksanakan sebanyak 148.577 pemeriksaan PCR, dimana perseroan berharap dapat dengan aktif membantu pemerintah dalam aksi menumpas pandemic covid-19 yang menghantui rakyat Indonesia.

Selama tahun 2020, perseroan berhasil membangun dua cabang baru yaitu cabang Denpasar dan Cabang Padang, yang beralamat di Jl. Diponogor No. 147, dauh Puri Kelod, dan Jl. Proklamasi No.39 RT.8 RW.2 , Alang Laweh.

Baca juga: Jaga Kinerja Positif, Elnusa Raup Laba Bersih Rp 249 Miliar Pada 2020

Di mana masing-masing cabang telah berhasil menyumbang masing-masing 6,6% (Enam Koma Enam Persen) dan 0,5% (Nol Koma lima Persen) terhadap total pendapatan tahunan perseroan.

Beriringan dengan pembangunan cabang, perseroan juga membangun beberapa outlet yang berlokasi di beberapa kota-kota strategis di Indonesia, yaitu: Diagnos RS Graha Bakti Medika, Diagnos RS Edelweiss, Diagnos Klinik SOS Renon Denpasar, Diagnos Klinik Primecare Panglima Polim, Diagnos BIP Clinic Batam.

Halaman
12
Penulis: Glery Lazuardi
Editor: Malvyandie Haryadi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved