Breaking News:

Mabes Polri Diserang Teroris

Komisi III DPR Minta Kapolri, BIN, Hingga BNPT Usut Tuntas Kasus Teror di Makassar dan Mabes Polri

Anggota Komisi III DPR dari Fraksi PDIP Arteria Dahlan meminta kepolisian dan lembaga negara terkait tak ragu menindak pelaku teror.

Tribunnews.com/Igman Ibrahim
Anggota Komisi III DPR RI, Arteria Dahlan saat mengunjungi Mabes Polri, Senin (6/7/2020) 

Laporan Wartawan Tribunnews.com, Ilham Rian Pratama

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Anggota Komisi III DPR dari Fraksi PDIP Arteria Dahlan menyatakan, pihaknya sudah meminta Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo dan jajarannya untuk mengusut dan membekuk para pelaku teror di Gereja Katedral Makassar dan Mabes Polri.

Begitu juga dengan Badan Nasional Penanggulangan Terorisme (BNPT), Komisi III meminta untuk bekerja sama dengan kepolisian mengungkap tuntas kasus tersebut, termasuk menangkap otak serangan teror tersebut.

"Sata sudah sampaikan Polri, BIN, BNPT dan seluruh alat kelengkapan di bawah Komisi III jangan takut. Jangan ragu. Lakukan tindakan tegas terukur. Kalaupun harus membuat mati biarkan lah. karena ada kepentingan yang lebih besar yang harus dihadapi," katanya dalam diskusi Polemik 'Bersatu Melawan Teror', Sabtu (3/4/2021).

Baca juga: Penjual Senjata Kepada Penyerang Mabes Polri Ditangkap Densus 88 Antiteror di Banda Aceh

Ia mengatakan aksi bom bunuh diri di Gereja Katedral Makassar, Minggu (28/3/2021) dan penyerangan di Mabes Polri pada Rabu (31/3/2021) merupakan bentuk teror sebagaimana tercantum dalam UU Nomor 5 Tahun 2018 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Terorisme.

Pasal 1 ayat (2) UU tersebut menyatakan, Terorisme adalah perbuatan yang menggunakan kekerasan atau ancaman kekerasan yang menimbulkan suasana teror atau rasa takut secara meluas, yang dapat menimbulkan korban yang bersifat massal, dan/atau menimbulkan kerusakan atau kehancuran terhadap objek vital yang strategis, Iingkungan hidup, fasilitas publik, atau fasilitas internasional dengan motif ideologi, politik, atau gangguan keamanan.

Namun, Arteria menegaskan, dua aksi teror dalam sepekan terakhir tersebut telah gagal.

Hal ini lantaran rentetan teror tidak membuat takut dan gentar.

Baca juga: UPDATE Teror di Mabes Polri: Asal Senjata yang Digunakan Zakiah hingga Isi Map Kuning Didalami

Sebaliknya dua aksi teror itu justru semakin menyolidkan anak bangsa.

"Teror ini saya pastikan tidak membuat gemetar, tidak membuat takut bahkan menjadikan anak bangsa menjadi solid, semakin bersatu padu, semakin percaya negara hadir dan alat kelengkapannya hebat," kata Arteria.

Halaman
12
Penulis: Ilham Rian Pratama
Editor: Adi Suhendi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved