Penangkapan Terduga Teroris
Kapolri Sebut 60 Terduga Teroris Telah Ditangkap di Sejumlah Daerah
Para terduga teroris yang ditangkap tersebut berasal dari sejumlah daerah, mulai dari Makassar, Jakarta, Jawa Timur dan Yogjakarta.
TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Kapolri Jenderal Pol Listyo Sigit Prabowo menjelaskan sekitar 55 hingga 60 terduga teroris sudah ditangkap oleh tim gabungan dan Densus 88 antiteror.
Sigit menyatakan untuk terduga teroris yang terlibat dalam bom bunuh diri di Gereja Katedral Makassar sudah lebih dari 30 orang ditangkap.
Sedangkan untuk teror di Mabes Polri sampai saat ini didapati baru satu orang.
Para terduga teroris yang ditangkap tersebut berasal dari sejumlah daerah, mulai dari Makassar, Jakarta, Jawa Timur dan Yogjakarta.
"Sampai saat ini total kurang lebih rangkaian Jakarta, Makassar, Jawa Timur,Yogja. Sekitar 55 sampai 60 orang kita amankan," ujar Kapolri Listyo Sigit saat meninjau ibadah malam Paskah di Gereja Katerdral Jakarta, Sabtu (3/4/2021) seperti dikutip dari Kompas.TV.
Baca juga: Diduga Teroris, Petani di Klaten Ditangkap Densus 88 Saat Hendak ke Sawah
Lebih lanjut Kapolri memastikan seluruh ibadah Paskah tidak terganggu dengan peristiwa teror yang terjadi pada satu pekan terakhir.
Ia menegaskan TNI dan Polri tetap memberikan keamanan bagi umat Kristiani dan Katolik untuk melaksanakan ibadah Paskah dengan khusyuk.
"Sekali lagi kami sampaikan seluruh umat Kristiani dan Katolik, silakan melaksanakan ibadah dengan khusyuk. Kami TNI/Polri akan melakukan pengamanan sampai seluruh rangkaian kegiatan ibadah selesai," ujar Listyo.
Kapolri menambahkan selain di Jakarta, dirinya telah meninjau pengamanan ibadah Paskah di sejumlah wilayah, seperti di Sulawesi Utara dan Nusa Tenggara Timur.
Hasil pantauanya, umat Kristiani dan Katolik tetap menjalankan ibadah dan tidak terganggu dengan insiden teror yang terjadi di Makassar.
“Dari pantauan yang ada seluruh rangkaian kegitan ibdah berjalan dengan lancar dengan aman dan dengn baik. Tentunya kita semua berharap rangkaian kegitatan misa dari Kamis Putih, Jumat Agung dan malam Paskah dan Paskah besok seluruhnya berjalan baik,” ujar Listyo.
Perintah presiden
Presiden Joko Widodo (Jokowi) perintahkan Kapolri Jenderal Polisi Listyo Sigit, Panglima TNI Marsekal Hadi Tjahjanto, dan Kepala BIN Budi Gunawan untuk meningkatkan kewaspadaan usai adanya aksi teror di Mabes Polri pada Rabu (31/3/2021).
Hal itu disampaikan Jokowi saat meresmikan Ruas Jalan Tol, Serpong – Pamulang dan Jalan Tol Cengkareng – Batuceper – Kunciran, di Gerbang Tol Pamulang, Tangerang Selatan, Kamis (1/4/2021).
"Saya juga telah memerintahkan Kapolri, Panglima TNI dan kepala BIN untuk meningkatkan kewaspadaan. Saya tegaskan sekali lagi tidak ada tempat bagi terorisme di tanah air," kata Jokowi.
Baca juga: Mabes Polri Diserang Teroris Perempuan, Kapolri dan Anies Perintahkan Ini, Paspampres Siaga 24 Jam
Baca juga: SA, Istri Terduga Teroris Senang dan Berterima Kasih Dapat Bantuan dari Jokowi
Presiden juga meminta kepada seluruh masyarakat tetap tenang dan waspada.
Masyarakat harus bersatu dalam melawan terorisme.
"Terakhir terkait dengan terjadinya aksi terorisme kemarin sore di Mabes Polri saya minta kepada seluruh masyarakat di seluruh tanah air agar semuanya tetap tenang, tapi tetap waspada dan menjaga persatuan dan kita semuanya bersatu melawan terorisme," pungkasnya.
Sumber: Kompas.TV/Tribunnews.com
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/tribunnews/foto/bank/originals/kapolri-listyo-sigit-43.jpg)