Breaking News:

KPK Geledah Sejumlah Tempat Telusuri Kasus Suap Pajak

KPK menggeledah sejumlah tempat dalam rangka mengungkap kasus dugaan suap pajak di Direktorat Jenderal Pajak

Ilham Rian/Tribunnews.com
Deputi Penindakan KPK Karyoto 

Laporan Wartawan Tribunnews.com, Ilham Rian Pratama

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Deputi Penindakan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Karyoto menjelaskan rangkaian penggeledahan dalam kasus dugaan suap pajak di Direktorat Jenderal Pajak terkait dengan peran penyelenggara negara dan konsultan pajak.

Jenderal polisi bintang dua itu tak menyebut secara gamblang nama dari pihak-pihak tersebut.

Namun, Karyoto memastikan penyidik masih terus mencari dan melengkapi alat bukti terkait kasus tersebut.

Baca juga: Sosok Samin Tan, Ditangkap KPK Sore Tadi, Orang Terkaya Indonesia, Kekayaannya Rp 13 Triliun Lebih

"Sepemahaman kami karena sudah geledah sana-sini baru satu alur. Ya (penggeledahan terkait penyelenggara negara dan konsultan pajaknya)," kata Karyoto di Gedung Merah Putih KPK, Jakarta, Selasa (6/4/2021).

Dalam kesempatan itu, Karyoto berujar bahwa KPK tidak seperti di kepolisian ataupun kejaksaan yang memiliki ketersediaan sumber daya manusia.

Atas dasar itu, ia meminta agar publik bersabar terkait pengungkapan para tersangka maupun konstruksi perkara di dalam kasus ini.

Baca juga: KPK Keceplosan, Akui Anak Buah Anies Baswedan Sudah Tersangka di Kasus Munjul

"Setahu saya penyidik di KPK ini sudah sangat keras bekerjanya," kata Karyoto.

Dalam pengusutan kasus dugaan suap pajak, tim penyidik KPK sudah menggeledah sejumlah lokasi.

Beberapa di antaranya ialah PT Jhonlin Baratama, PT Bank PAN Indonesia (Panin), dan PT Gunung Madu Plantations.

Baca juga: KPK: Singapura Surga Para Koruptor

Halaman
12
Penulis: Ilham Rian Pratama
Editor: Adi Suhendi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved