Breaking News:

Virus Corona

Praja IPDN Jalani Vaksinasi Covid-19

Rektor IPDN Hadi Prabowo beserta praja dan seluruh civitas akademik IPDN melaksanakan proses vaksinasi Covid-19.

Istimewa
Rektor IPDN Hadi Prabowo beserta praja dan seluruh civitas akademik IPDN melaksanakan proses vaksinasi Covid-19 di Gedung Balairung Rudini IPDN, Kampus Jatinangor, Sumedang, Jawa Barat, Rabu (7/4/2021). 

Laporan Wartawan Tribunnews Taufik Ismail

TRIBUNNEWS. COM, JAKARTA - Rektor IPDN Hadi Prabowo beserta praja dan seluruh civitas akademik IPDN melaksanakan proses vaksinasi Covid-19 di Gedung Balairung Rudini IPDN, Kampus Jatinangor, Sumedang, Jawa Barat, Rabu (7/4/2021).

Tak hanya IPDN, Aparatur Sipil Negara dari Pusat Pengembangan Sumber Daya Manusia Kemendagri Regional Bandung dan Puslatbang PKASN LAN RI juga turut serta melakukan proses vaksinasi yang digelar selama tiga hari tersebut.

Rektor IPDN yang turut serta menerima vaksin pada hari pertama menyatakan proses vaksinasi sebagai satu bentuk dukungan kepada pemerintah dalam mengurangi penyebaran dan penularan Covid 19 di Indonesia.

Baca juga: Panglima TNI dan Kapolri Tinjau Pelaksanaan Vaksinasi Covid-19 di Lanud Soewondo Medan

“IPDN konsisten mendukung pemerintah dalam mengurangi penularan covid 19, salah satunya dengan melakukan vaksinasi covid-19 ini. Semoga setelah melaksanakan vaksinasi, IPDN turut serta dalam membangun kekebalan kelompok atau herd immunity yang pada akhirnya akan dapat membantu dalam memutus rantai penyebaran atau penularan Covid- 19," ujarnya dalam siaran pers yang diterima Tribunnews. com, Rabu (7/4/2021).

Sebanyak 6.500 dosis vaksin Sinovac disiapkan Kementerian Kesehatan untuk vaksinasi Civitas IPDN dan ASN tersebut. Total peserta vaksinasi sebanyak 5.658 orang yang terdiri dari 3.960 orang praja, 1.273 orang pegawai IPDN, 300 orang pegawai LAN Puslatbang PKASN dan 125 orang pegawai PPSDM Kemendagri Regional Bandung.

"Proses vaksinasi hari pertama dilakukan terhadap 1. 882 orang, disusul hari kedua sebanyak 1.882 orang dan hari terakhir sejumlah 1.894 orang," katanya.

Baca juga: Maruf Amin Ingin MUI di Daerah Pakai Vaksin Covid-19 AstraZeneca untuk Sukseskan Program Vaksinasi

Sama seperti di tempat lainnya, proses vaksinasi menerapkan protokol kesehatan.

Vaksinasi diawali dengan proses administrasi, dilanjutkan dengan penapisan atau screening, penyuntikan vaksin, dan terkahir observasi.

Vaksinator pada proses vaksinasi ini merupakan tenaga kesehatan gabungan, yang berasal dari Kemenkes, Kemendagri, Dinas Kesehatan Provinsi, Dinas Kesehatan Kabupaten Sumedang, Poliklinik IPDN, Poliklinik LAN, Poliklinik PPSDM dan Ikatan Apoteker Indonesia.

Pada hari pertama, imunisasi vaksin dilakukan kepada muda praja dan sebagian ASN IPDN. Hari kedua, madya praja dan ASN IPDN, terakhir satuan praja utama, ASN di PPSDM, Puslatbang dan ASN IPDN yang tidak sempat hadir pada hari pertama maupun kedua.

Baca juga: Studi Ungkap Satu dari Tiga Penyintas Covid-19 Alami Gangguan Neurologis seperti Kecemasan

"IPDN secara bertahap akan melakukan proses vaksinasi tidak hanya di IPDN kampus pusat tapi juga di IPDN kampus daerah," ujarnya.

Hadi menghimbau agar para penerima vaksin di lingkungan IPDN untuk tetap menerapkan protokol kesehatan usai vaksinasi.

Sehingga menurutnya pencegahan terhadap penularan virus dapat dengan efektif dilakukan.

"Seluruh penerima vaksin dapat tetap bertanggung jawab dalam menjaga protokol kesehatan," ujarnya.

Penulis: Taufik Ismail
Editor: Adi Suhendi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved