Breaking News:

Terorisme Bisa Dilawan dengan Pendidikan yang Benar tentang Islam Toleran dan Moderat 

Wakil Sekretaris Dewan Syuro DPP PKB, KH Maman Imanulhaq, mengatakan bahwa acara munas ini digelar di momen yang tepat.

dok.
Ketua Umum PKB Muhaimin Iskandar dan anggota DPR Fraksi PKB KH Maman Imanulhaq. 

Laporan Wartawan Tribunnews.com, Srihandriatmo Malau

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Partai Kebangkitan Bangsa (PKB)  menggelar Musyawarah Kerja Nasional (Mukernas) dan Musyawarah Nasional (Munas) Alim Ulama, di Jakarta, Kamis (8/4/2021).

Dua acara tersebut dibuka langsung oleh Presiden Joko Widodo (Jokowi) di Istana Negara dan dikuti Para Ulama dan  pengurus PKB dari mulai DPP, DPW, DPC dan DPAC baik yang di Hotel Indonesia Kempinski maupun secara virtual.

Pada Mukernas dan Munas Alim Ulama ini, partai besutan Muhaimin Iskandar atau Gus Ami ini mengangkat tema "Indonesia Bangkit, Indonesia Maju: Ikhtiar PKB Mendukung Presiden Menyukseskan Pemulihan Ekonomi Pasca Pandemi".

Wakil Sekretaris Dewan Syuro DPP PKB, KH Maman Imanulhaq, mengatakan bahwa acara munas ini digelar di momen yang tepat. 

"Kita sangat menyambut baik acara Munas ini karena momentumnya tepat. Yang pertama adalah bagaimana kita melakukan percepatan dalam menghadapi Covid-19. Pemerintah telah melakukan upaya yang on the track termasuk vaksinisasi. Ini akan menaikan pertumbuhan ekonomi kita di kisaran 4,5 % hingga 5 % di tahun ini dan tahun yang akan datang," kata KH Maman Imanulhaq kepada wartawan usai acara di Hotel Indonesia Kempinski Jakarta, Kamis (8/4/2021).

Baca juga: Profil 5 Sekolah Kedinasan yang Membuka Pendaftaran April 2021, Termasuk PKN STAN dan STIN

Kang Maman, demikian sapaan karibnya, menyebut peran ulama  menjadi kunci penting dalam penanganan Covid-19. 

Hal tersebut juga ditekankan oleh Presiden Joko Widodo. Bahkan Presiden Joko Widodo memberikan apresiasi terhadap peran ulama pondok pesantren dalam penanganan Covid-19.
Poin lain yang dibahas adalah soal radikalisme dan terorisme. Kang Maman menegaskan bahwa PKB menolak radikalisme dan terorisme.

Menurutnya, Islam dan nasionalisme berjalan beriringan.

 Untuk melawan terorisme, kata Pengasuh Ponpes Al Mizan ini, bisa dilawan dengan pendidikan yang benar dan sistematis mengenai pemahaman Islam yang toleran dan moderat.

Halaman
12
Penulis: Srihandriatmo Malau
Editor: Eko Sutriyanto
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved