Breaking News:

Luhut Sebut OTT KPK Cuma Ujung, yang Penting Pencegahan

Luhut Binsar Pandjaitan menyebut upaya pencegahan korupsi lebih penting dilakukan dibanding penindakan.

Capture Video kanal YouTube BNPB Indonesia
Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi Luhut Binsar Pandjaitan saat Rakornas Penangulangan Bencana tahun 2021 melalui siaran kanal YouTube BNPB Indonesia, Kamis (4/3/2021). 

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Menteri Koordinator bidang Kemaritiman dan Investasi (Menko Marves) Luhut Binsar Pandjaitan menyebut upaya pencegahan korupsi lebih penting dilakukan dibanding penindakan.

Menurutnya, pemberantasan korupsi tidak hanya semata menindak para koruptor.

Namun bagaimana melakukan pencegahan agar praktik korupsi itu tidak terjadi.

"Ini jadi penting. Tadi saya minta KPK untuk bantu, karena KPK punya nama yang sakti betul. Tapi jangan sakti itu jadi negatif, seolah hanya nangkap saja, gak begitu," kata Luhut di Gedung Merah Putih KPK, Jakarta, Selasa (13/4/2021).

Ia menyatakan, triliunan rupiah uang negara bisa dicegah untuk tidak dikorupsi.

Salah satunya dengan melakukan digitalisasi birokrasi yang berjalan otomatis guna menutup celah praktik korupsi.

Baca juga: Moeldoko: Nekat Korupsi, Pasti akan Disikat

Kendati demikian, dirinya mengakui prestasi KPK dalam melakukan operasi tangkap tangan (OTT) cukup membanggakan.

Namun, ia menilai OTT saja tidak cukup untuk memaksimalkan upaya negara dalam memberantas korupsi.

Justru, menurut dia, pencegahan lebih penting ketimbang penindakan korupsi.

"Kalau penindakan kita sudah sangat senang lihat itu banyak OTT. Tapi kan gak cukup hanya dengan OTT, OTT itu hanya ujung. Justru pencegahan ini yang lebih penting," ungkap Luhut.

Penulis: Ilham Rian Pratama
Editor: Johnson Simanjuntak
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved