Rabu, 15 April 2026

Ijazah Jokowi

Roy Suryo: Info A1 dari Eggi Sudjana, Ada 2 Polisi yang Tangani Kasus Ijazah Ikut Temui Jokowi

Roy Suryo mengungkap informasi soal adanya dua polisi aktif yang tangani kasus ijazah palsu ikut dalam pertemuan Eggi Sudjana dan Jokowi di Solo.

Tribunnews.com/Danang Triatmojo/TribunSolo/Ahmad Syarifudin
EGGI BERTEMU JOKOWI - Kolase foto tersangka pencemaran nama baik terkait tudingan ijazah palsu Jokowi, Eggi Sudjana (kiri) dan Presiden ke-7 RI Joko Widodo (kanan). Eggi Sudjana mendatangi rumah Jokowi di Solo, Jawa Tengah, Kamis (8/1/2026) dan bertemu Jokowi. Roy Suryo mengungkap informasi soal adanya dua polisi aktif yang tangani kasus ijazah palsu ikut dalam pertemuan Eggi Sudjana dan Jokowi di Solo. 

Ringkasan Berita:
  • Roy Suryo mengungkap informasi soal adanya dua polisi aktif yang tangani kasus ijazah palsu ikut dalam pertemuan Eggi Sudjana dan Jokowi di Solo.
  • Roy menilai, Eggi harus jujur dan mengungkapkan soal adanya dua polisi aktif yang menangani kasus ijazah palsu, yang juga ikut dalam pertemuan mereka dengan Jokowi di Solo, Jawa Tengah, Kamis (8/1/2026) kemarin.
  • Roy menegaskan adanya dua polisi aktif yang menangani kasus ijazah palsu dalam pertemuan Eggi bersama Jokowi di Solo ini dilarang dilakukan.

 

TRIBUNNEWS.COM - Tersangka kasus tudingan ijazah palsu Presiden ke-7 RI, Joko Widodo (Jokowi), Roy Suryo mengaku mendapatkan informasi bahwa dalam pertemuan Eggi Sudjana dan Jokowi di Solo, ada dua polisi aktif yang tangani kasus tudingan ijazah palsu ikut dalam pertemuan tersebut.

Informasi ini didapat Roy Suryo dari sahabatnya yang kebetulan ada di sebelahnya ketika sahabatnya itu sedang ditelepon oleh Eggi Sudjana pada Jumat (9/1/2026) siang tadi.

Bahkan Roy menyebut bahwa telepon antara sahabatnya dengan Eggi Sudjana itu telah direkam.

Roy menilai, Eggi harus jujur dan mengungkapkan soal adanya dua polisi aktif yang menangani kasus ijazah palsu, yang juga ikut dalam pertemuan mereka dengan Jokowi di Solo, Jawa Tengah, Kamis (8/1/2026) kemarin.

"Yang paling penting Eggi harus jujur. Sebutkan juga siapa orang lain yang ada dalam pertemuan itu. Karena informasi A1 yang disampaikan oleh Eggi Sudjana dari mulutnya Eggi Sudjana. Itu ada dua polisi aktif yang ikut dan polisi itu menangani perkara ini," kata Roy Suryo dalam tayangan Program 'Sapa Indonesia Malam' Kompas TV, Jumat (9/1/2026).

Roy menegaskan adanya dua polisi aktif yang menangani kasus ijazah palsu dalam pertemuan Eggi bersama Jokowi di Solo ini dilarang dilakukan.

Roy mengaku tidak mempermasalahkan jika ada polisi diikutkan untuk alasan keamanan, tapi polisi tersebut tidak boleh dari Polda Metro Jaya yang menangani kasus ijazah palsu Jokowi. Bisa diambil dari polisi yang ada di Polresta Surakarta misalnya.

Untuk itu Roy menegaskan Presiden Prabowo Subianto atau Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo harus menertibkan polisi tersebut.

"Itu enggak boleh. Pak Prabowo harus tertibkan anggota ini atau Kapolri harus tertibkan. Enggak boleh ada polisi aktif lagi nangani. Ikut apa tujuannya ada di situ," tegas Roy.

Kini Roy pun menunggu pernyataan langsung dari Eggi Sudjana terkait informasi yang ia dapatkan ini.

"Kita tunggu statement asli dari Eggi Sudjana karena saya dengar langsung suara Eggi Sudjana, dan itu ada rekamannya tadi kepada sahabat saya, yang mengatakan tidak ada permintaan maaf ya."

"Kemudian ada dua polisi aktif yang juga menangani masalah ini ada juga di situ. Itu enggak boleh sama sekali. Pak Prabowo tolong tertibkan ini enggak boleh dong," imbuh Roy.

Baca juga: Roy Suryo Dapat Informasi, Tak Ada Permintaan Maaf dari Eggi Sudjana ke Jokowi saat Bertemu di Solo

Eggi Sudjana dan Damai Hari Lubis Temui Jokowi di Solo

Presiden ke-7 RI Joko Widodo atau Jokowi menerima kunjungan Eggi Sudjana di kediamannya di Sumber, Banjarsari, Solo, Jawa Tengah, Kamis (8/1/2026).

Eggi Sudjana adalah tersangka pencemaran nama baik kasus tudingan ijazah palsu Jokowi.

Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda

Berita Terkini

© 2026 TribunNews.com, a subsidiary of KG Media. All Right Reserved