Breaking News:

Mahfud MD: Pers Tidak Boleh Diganggu Kebebasannya

Menteri Koordinator Bidang Politik Hukum dan Keamanan Mahfud MD menegaskan kebebasan pers tidak boleh diganggu.

Tribunnews/HO/Biro Pers Setpres/Rusman
Menkopolhukam, Mahfud MD 

Laporan Wartawan Tribunnews.com, Gita Irawan

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Menteri Koordinator Bidang Politik Hukum dan Keamanan Mahfud MD menegaskan kebebasan pers tidak boleh diganggu.

Menurutnya pemerintah justru harus menjadikan pers sebagai mitra kerjanya.

Mahfud menjelaskan manfaat keberadaan pers bagi pemerintah di antaranya menimbulkan keberanian dalam menghadapi para pelanghar hukum.

Selain itu, kara Mahfud, pers juga membuat pemerintah menjadi kompak dalam melaksanakan tugas-tugas eksekutifnya.

Baca juga: Mahfud MD Imbau Kepala Daerah Hindari Korupsi dan Tunaikan Janji-janji Politik

Untuk itu, kata dia, jika ada kesalahpahaman antara pemerintah dan pers sudah sepatutnya diselesaikan secara dialog.

Hal tersebut disampaikannya dalam Dialog Kebebasan Pers dan Profesi Wartawan di Kantor Kemenko Polhukam Jakarta Pusat pada Jumat (16/4/2021).

"Karena saya tahu persis pemerintah, Polri, TNI, Kemenkominfo, saya sering berkomunikasi, kebebasan pers, terutama pers konvensional seperti saudara-saudara yang hadir itu harus bisa menjadi kitra kerjasama dan tidak boleh diganggu kebebasannya," kata Mahfud.

Kalau kita mau jujur, lanjut dia, dari empat pilar demokasi yang sekarang relatif paling sehat dibandingkan yang lainnya adalah pers meskipun bukan berarti pers tidak memiliki masalah

Hal itu karena menurutnya tiga pilar lainnya yakni eksekutif, legislatif, dan yudikatif relatif lebih banyak memiliki masalah ketimbang pers.

Baca juga: Mahfud MD Buka Opsi Penyanderaan Badan Terhadap Obligor BLBI

Halaman
12
Penulis: Gita Irawan
Editor: Hendra Gunawan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved