Breaking News:

Upayakan Pemerataan Pendidikan, Sekolah Murid Merdeka Luncurkan PAUD Gratis

Sekolah PAUD Gratis hadir sebagai bentuk pengenalan terhadap kualitas layanan pendidikan serta kurikulum yang diberikan kepada murid-murid.

TRIBUN JABAR/GANI KURNIAWAN
Ilustrasi: Sejumlah anak belajar dengan sistem daring (dalam jaringan) atau online dibimbing orang tuanya di halaman rumah di Gang Karyabakti, Jalan Tamansari, Kelurahan Tamansari, Kecamatan Bandung Wetan, Kota Bandung, Selasa (9/3/2021). Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) kembali akan mengirim subsidi kuota belajar pada 11 - 15 Maret yang akan berjalan hingga Mei 2021. Kuota berlaku selama 30 hari setelah diterima dengan besaran 7 gigabyte (GB) per bulan untuk siswa PAUD, 10 GB untuk siswa pendidikan dasar dan menengah, 12 GB untuk guru, dan 15 GB untuk mahasiswa dan dosen. (TRIBUN JABAR/GANI KURNIAWAN) 

Laporan Wartawan Tribunnews.com, Fahdi Fahlevi

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Sekolah Murid Merdeka (SMM) merilis Sekolah PAUD Gratis untuk memberikan mutu pelayanan pendidikan yang merata kepada anak-anak di Indonesia.

Kepala Sekolah Sekolah Murid Merdeka Laksmi Mayesti W mengatakan, pihaknya beranggapan bahwa setiap anak memiliki keunikan yang berbeda-beda dan perlu untuk dikembangkan secara kognitif sesuai dengan pertumbuhan mereka.

"Ini yang menjadi landasan kami mewujudkan Sekolah PAUD Gratis. Anak-anak sudah bisa ikut sejak bulan April 2021," kata Laksmi dalam keterangan persnya, Kamis (22/4/2021).

Menurutnya, setiap warga negara Indonesia berhak untuk mendapatkan akses pelayanan pendidikan yang bermutu mulai dari tingkat PAUD sampai dengan perguruan tinggi.

Baca juga: Berikut Alur Seleksi Sekolah Kedinasan Tahun 2021

Namun, tidak semua anak memiliki kesempatan tersebut terutama karena masalah ekonomi.

Laskmi mengatakan Sekolah PAUD Gratis hadir sebagai bentuk pengenalan terhadap kualitas layanan pendidikan serta kurikulum yang diberikan kepada murid-murid di Sekolah Murid Merdeka.

Melalui Sekolah PAUD Gratis, ujar Laksmi, Sekolah Murid Merdeka ingin memberikan kontribusi dalam menciptakan layanan pendidikan usia dini terbaik dengan metode yang berfokus pada penyesuaian tumbuh kembang anak-anak di Indonesia.

"Kami memiliki misi untuk memberikan mutu layanan pendidikan dengan metode belajar yang terintegrasi secara digital dan terpesonalisasi, sehingga dapat menyesuaikan dengan karakteristik anak," kata Laksmi.

Menurutnya, Sekolah Murid Merdeka meyakini bahwa mendukung perkembangan anak sejak usia dini merupakan hal yang krusial bagi mereka agar dapat meraih kompetensi di kemudian hari nanti.

Adapun bentuk layanan yang terdapat dalam Sekolah PAUD Gratis yakni antara lain Belajar Mandiri, Laporan Hasil Belajar, Rekaman Belajar Live, dan Permainan Interaktif dengan Kurikulum 2013 (K-13) dalam sistem pendidikan Indonesia.

Baca juga: Update Pendaftaran Sekolah Kedinasan 2021: STIS Paling Diminati, Diikuti STAN dan IPDN

Lebih lanjut Laksmi menjelaskan, sejauh ini Sekolah Murid Merdeka berupaya untuk mendorong sistem belajar yang berfokus pada proses perkembangan belajar anak.

Kurikulum Sekolah Murid Merdeka juga menekankan proses belajar yang berfokus pada 9 kompetensi masa depan yaitu berorientasi tindakan, inovatif, cerdas, reflektif, mandiri, berkomitmen, berprinsip, komunikatif, dan bekerja sama.

"Sekolah PAUD Gratis merupakan upaya Sekolah Murid Merdeka untuk menciptakan sistem belajar yang benar-benar fokus pada tumbuh kembang anak," kata Laksmi.

Pandemi Covid-19 yang telah menerpa Indonesia selama lebih dari setahun memang mengubah segalanya. Tidak ada satupun yang pernah membayangkan bagaimana caranya dan seperti apa rasanya bersekolah di masa pandemi.

Penulis: Fahdi Fahlevi
Editor: Dewi Agustina
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved