Breaking News:

Kapal Selam Nanggala Hilang Kontak

Bantu Penyisiran KRI Nanggala-402, Armada Bantuan Asing Dikabarkan Tiba Hari Ini

Bantuan Armada dari negara lain dikabarkan akan tiba di lokasi tenggelamnya KRI Nanggala-402, di pelabuhan Celukan Bawang, Bali, Minggu, (25/4/2021)

Kompas TV
Bantuan armada dari negara lain dikabarkan akan tiba di lokasi tenggelamnya KRI Nanggala-402, di pelabuhan Celukan Bawang, Bali, Minggu, (25/4/2021) 

Menurut Hadi, kapal selam diperkirakan hilang di perairan sekitar 60 mil atau 95 kilometer, dari utara Pulau Bali.

Kapal selam buatan Jerman tahun 1979 tersebut, diduga berada di palung di kedalaman 700 m.

Hingga kini, kapal selam KRI Nanggala-402 belum ditemukan.

Meski demikian, telah ditemukan beberapa sejumlah barang yang diduga merupakan serpihan atau barang-barang dari KRI Nanggala-402.

Dikutip dari tayangan Tribunnews.com, Minggu, Kepala Staf TNI Angkatan Laut (Kasal), Laksamana TNI Yudo Margono, mengatakan telah menemukan beberapa kepingan dan barang-barang yang ditemukan tak jauh dari lokasi diduganya kapal selam tenggelam.

Baca juga: Ada Keretakan Besar, KRI Nanggala-402 Diprediksi Tenggelam di Kedalaman 850 M

"Pada beberapa hari lalu dan sampai hari ini telah ditemukan beberapa kepingan dan barang-barang yang berada disekitar lokasi terakhir kapal selam tersebut terlihat," kata Yodo.

Yudo mengabarkan, sejumlah bukti serpihan ditemukan bersamaan dengan terapungnya tumpahan minyak.

"Barang-barang ini tidak dimiliki oleh (kapal) umum, dalam radius 10 mil tidak ada kapal lain yang melintas."

"Saksi ahli, mantan ABK KRI Nanggala dan komunitas kapal selam, diyakini ini adalah barang-barang milik (salah seorang personil) di KRI Nanggala," ungkapnya.

Barang tersebut di antaranya, kepingan hitam yang merupakan pelurus tabung torpedo.

Halaman
123
Penulis: Galuh Widya Wardani
Editor: Pravitri Retno Widyastuti
Sumber: TribunSolo.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved