Breaking News:

Kemenko PMK: Posyandu Harus Ikut Perkembangan Zaman

Posyandu harus berbenah diri dan beradaptasi dengan perubahan yang terjadi agar tidak lekang oleh zaman.

Warta Kota/adhy kelana/kla/kla
Ilustrasi - Para ibu tengah membawa anak-anaknya untuk melakukan penimbangan yang dibantu petugas di Pos Yandu RW 02 kelurahan Pasar Minggu, Jakarta Selatan 

Laporan wartawan Tribunnews.com, Fahdi Fahlevi

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Deputi Bidang Koordinasi Peningkatan Kualitas Kesehatan dan Pembangunan Kependudukan Kemenko PMK Agus Suprapto mengatakan keberadaan Posyandu masih sangat diperlukan dalam mendekatkan upaya promotif dan preventif kesehatan kepada masyarakat.

Sampai saat ini, menurutnya, Posyandu masih tetap eksis di tengah-tengah masyarakat.

"Terutama, dalam upaya peningkatan kesehatan ibu dan anak, status gizi masyarakat, imunisasi, keluarga berencana, pencegahan dan penanggulangan diare," ujar Agus melalui keterangan tertulis, Jumat (29/4/2021).

Agus menuturkan seiring dengan perkembangan zaman, maka Posyandu harus berbenah diri dan beradaptasi dengan perubahan yang terjadi agar tidak lekang oleh zaman.

Baca juga: Menko PMK: Pemerintah Berkomitmen Majukan Kebudayaan Lewat UU Ini

"Kapasitas para kader perlu terus ditingkatkan, sarana dan prasarana Posyandu perlu dipenuhi, mutu layanan perlu ditingkatkan dan dimodernisasi" ucap Agus.

Menurut Agus, peran dan dukungan pemerintah tingkat daerah kepada Posyandu sangat penting untuk memfasilitasi dan membina pelaksanaan berbagai kegiatan kesehatan di Posyandu.

Baca juga: Temui Keluarga Kru Kapal Selam KRI Nanggala, Menko PMK: Kita Terus Berupaya

"Saya harap para Kepala Desa, para Lurah agar dapat memperhatikan hal ini, dan untuk selalu melibatkan Posyandu dalam setiap perencanaan pembangunan di wilayahnya. Pelibatan posyandu sangat penting untuk membangun SDM di tingkat desa dan kelurahan," kata Agus.

Dia menegaskan semua pihak perlu mendukung operasionalisasi Posyandu yang berperan sebagai tempat integrasi keswadayaan masyarakat dalam kegiatan pemberdayaan masyarakat.

"Saya kira tunas-tunas bangsa sangat tergantung pada bagaimana swadaya masyarakat di Posyandu dilakukan saat ini. Agar pada saatnya nanti mereka dapat tumbuh berkualitas untuk mencapai Indonesia Emas," pungkas Agus.

Penulis: Fahdi Fahlevi
Editor: Hendra Gunawan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved