Kemendikbudristek: Kampus Merdeka Berikan Kebebasan Mahasiswa Kembangkan Potensi
Kemendikbudristek mengatakan program Kampus Merdeka memberikan kebebasan bagi mahasiswa untuk memilih jalan yang terbaik.
TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Direktur Pembelajaran dan Kemahasiswaan Kemendikbudristek Aris Junaidi mengatakan program Kampus Merdeka memberikan kebebasan bagi mahasiswa.
Hal tersebut diungkapkan oleh Aris dalam seminar Peta Jalan Pendidikan Indonesia pada tahun 2035, Rabu (5/5/2021).
"Ini memberikan kebebasan kepada mahasiswa, yang memberikan kemerdekaan untuk memilih jalan yang terbaik. Agar mahasiswa itu bisa mengembangkan potensi dirinya yaitu melalui pembelajaran yang fleksibel," ujar Aris.
Baca juga: Cerdas Luar Biasa, Remaja Ini Ditawari Beasiswa di 19 Kampus Ternama Dunia, Harvard hingga Stanford
Aris mengatakan mahasiswa pada generasi milenial maupun post-milenial memiliki banyak potensi yang berbeda-beda.
Sehingga, Kemendikbudristek memberikan fleksibilitas bagi mahasiswa untuk mengembangkan diri.
"Oleh karena itu diberilah fleksibilitas di dalam memilih kompetensi tambahan bagi mahasiswa yang ingin menambah," tutur Aris.
Baca juga: Kemendikbudristek: Kampus Merdeka untuk Akselerasi Pemulihan Ekonomi di Masa Pandemi
Melalui program Kampus Merdeka, Kemendikbudristek memberikan kebebasan bagi mahasiswa untuk mengambil perkuliahan di kampus lain hingga dua semester.
Langkah ini dilakukan untuk mencetak sumber daya manusia yang unggul.
"Kampus Merdeka ini ada diberi kesempatan mempunyai pengalaman, ekspose terhadap pengalaman yang di luar," pungkas Aris.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/tribunnews/foto/bank/originals/nadiem-makarim-saat-peluncuran-program-kampus-merdeka.jpg)