Breaking News:

Pengamat Politik Nilai Airlangga Hartarto Berpeluang Maju Sebagai Capres 2024

Ubaidillah Badrun menilai masih banyak tokoh yang berpeluang maju dalam pemilihan presiden (Pilpres) 2024 mendatang.

Vincentius Jyestha/Tribunnews.com
Airlangga Hartarto 

Laporan Wartawan Tribunnews.com, Chaerul Umam

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Pengamat politik dari Universitas Negeri Jakarta (UNJ), Ubaidillah Badrun menilai masih banyak tokoh yang berpeluang maju dalam pemilihan presiden (Pilpres) 2024 mendatang.

Dia menyebut wajar jika hasil beberapa lembaga survei menempatkan Prabowo Subianto, Anies Baswedan, dan Ganjar Pranowo berada pada papan atas.

Karena ketiganya masih menjadi sumber berita dan mampu memanfaatkan jabatan yang melekat pada mereka.

"Jadi itu biasa saja. Belum mencerminkan sepenuhnya suara Pilpres 2024," kata Ubed saat dihubungi wartawan, Minggu (9/5/2021).

Menurutnya, terlalu dini menyimpulkan bahwa ketiga sosok itu adalah pilihan rakyat.

Apalagi, masih ada 25 sampai 30 persen masyarakat yang masuk kategori undecided atau yang belum menentukan pilihan atau belum menjawab saat di survei.

Baca juga: Airlangga Hartarto Targetkan Kemenangan Pilpres-Pileg Lewat Penguatan LKI di Basis Desa-desa

"Masih tiga tahun lebih menuju 2024. Masih banyak kemungkinan, termasuk dengan munculnya tokoh baru," ujarnya.

Ubed menyebut satu di antara tokoh yang memiliki peluang di Pilpres 2024 adalah Menteri Koordinator (Menko) Perekonomian, Airlangga Hartarto.

"Partai Golkar adalah partai besar. Pada konteks itu, Airlangga Hartarto memiliki peluang untuk menjadi Capres pada Pilpres 2024 mendatang. Apalagi, berdasar hasil survei, publik menilai puas dengan kinerja penanganan covid-19 oleh pemerintah, dimana Airlangga sebagai ketua komite penanganan covid dan pemulihan ekonomi nasional," katanya.

Baca juga: Airlangga Hartarto Kukuhkan Pengurus Lembaga Komunikasi dan Informasi DPP Partai Golkar

Dikatakan Ubed, survei memang seringkali tidak teratur.

Sebab, dinamika sosial politik dan ekonomi, terus terjadi.

Kondisi ini sangat berpengaruh terhadap penilaian publik.

Karena itu, hasilnya juga seringkali berubah-ubah dari bulan ke bulan.

"Karenanya, hasil survei bulan ini belum tentu sama dengan hasil survei pada 6 bulan ke depan dan seterusnya," ucapnya.

Baca juga: Airlangga Hartarto Kukuhkan Pengurus Lembaga Komunikasi dan Informasi DPP Partai Golkar

Terkait popularitas dan elektabilitas Airlangga yang masih rendah, Ubaidillah menyarankan, sebaiknya Airlangga segera mengkonsolidasikan kader-kader Golkar, supaya lekas bekerja mempublikasikan ketua umumnya.

Setidaknya, upaya itu akan mendongkrak popularitas Airlangga. Kendatipun terkait elektabilitas, publik akan punya penilaian tersendiri.

Selain menyolidkan kader struktural, lanjut Ubedillah, Airlangga juga harus bisa merangkul semua kelompok di internal Golkar.

"Jika Airlangga Hartarto mau menjadi Capres 2024, maka problem faksi-faksi di internal Golkar harus dikelola dengan baik," katanya.

Penulis: chaerul umam
Editor: Adi Suhendi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved