Breaking News:

Lebaran 2021

Panduan Pelaksanaan Malam Takbir dan Salat Idul Fitri 2021/1442 H saat Pandemi Covid-19 dari Kemenag

Kemenag telah menerbitkan panduan penyelenggaraan Salat Idul Fitri 1442 H/2021 M di saat Pandemi Covid, ini isinya.

THE JAKARTA POST/Suherdjoko
SALAD IED DI MASJID AGUNG JAWA TENGAH - Sidang isbat (penetapan) awal bulan Syawal 1442 H akan digelar pada hari ini Selasa, 11 Mei 2021, bertepatan 29 Ramadan 1442 H. Simak inilah panduan pelaksanaan malam takbir dan penyelenggaraan Salat Idul Fitri 2021/1442 H saat pandemi Covid-19 dari Kemenag. 

TRIBUNNEWS.COM - Berikut ini panduan pelaksanaan malam takbir dan penyelenggaraan Salat Idul Fitri 2021/1442 H saat pandemi Covid-19.

Diketahui, Kementerian Agama (Kemenag) telah menerbitkan panduan penyelenggaraan Salat Idul Fitri 1442 H/2021 M di saat Pandemi Covid.

Panduan tersebut tertuang dalam Surat Edaran No SE 07 tahun 2021 tentang Panduan Penyelenggaraan Salat Idul Fitri Tahun 1442 H/2021 M di saat Pandemi Covid.

"Panduan diterbitkan dalam rangka memberikan rasa aman kepada umat Islam dalam penyelenggaraan Salat Idul Fitri sekaligus membantu negara dalam pencegahan penyebaran Covid-19."

"Edaran ini mengatur kegiatan malam takbiran dan Salat Idul Fitri yang diselenggarakan di masjid dan lapangan terbuka," ujar Menteri Agama, Yaqut Cholil Qoumas, di Jakarta, Kamis (6/5/2021), dikutip dari kemenag.go.id.

"Saya minta kepada seluruh jajaran Kemenag untuk segera mensosialisasikan edaran ini secara masif, terutama kepada pengurus masjid dan Panitia Hari Besar Islam serta masyarakat luas agar dilaksanakan sebagaimana mestinya," lanjutnya.

Baca juga: PANDUAN Takbiran dan Sholat Idul Fitri 2021 dari Kemenag dan Muhammadiyah

Berikut ketentuan panduan pelaksanaan malam takbir dan penyelenggaraan Salat Idul Fitri 1442 H/2021 M saat Pandemi Covid-19:

Panduan Pelaksanaan Malam Takbir

Malam takbiran menyambut Hari Raya Idul Fitri dalam rangka mengagungkan asma Allah sesuai yang diperintahkan agama, pada prinsipnya dapat dilaksanakan di semua masjid dan musalla, dengan ketentuan sebagai berikut:

1. Dilaksanakan secara terbatas, maksimal 10 persen dari kapasitas masjid dan musalla, dengan memperhatikan standar protokol kesehatan Covid-19 secara ketat, seperti menggunakan masker, menjaga jarak, dan menghindari kerumunan.

Halaman
1234
Penulis: Lanny Latifah
Editor: Pravitri Retno Widyastuti
Sumber: TribunSolo.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved