Breaking News:

Mudik Lebaran 2021

Menko PMK: Kecermatan Petugas Dalam Penyekatan Pemudik Sangat Diperlukan 

Kecermatan petugas dalam penyekatan pemudik sangat diperlukan untuk bisa membedakan mana yang berangkat dan pulang kerja atau hendak mudik.

Tribunnews.com/ Rina Ayu
Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Menko PMK) Muhadjir Effendy, saat ditemui di Kantor Wapres RI, Jalan Medan Merdeka Utara, Jakarta Pusat, Kamis (14/11/2019). 

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Menko PMK) Muhadjir Effendy menilai kecermatan petugas dalam penyekatan pemudik sangat diperlukan. 

Muhadjir menyontohkan penyekatan pada Gerbang Tol Cikupa yang merupakan titik perbatasan dari Jakarta dan sekitarnya menuju kawasan Merak, Banten.

"Karena ini perbatasan jadi banyak mereka yang mau pulang habis bekerja dari Jakarta sehingga sulit memisahkan siapa yang mau pulang siapa yang sebetulnya mau mudik. Karena itu, kecermatan dari petugas sangat penting," ujar Muhadjir melalui keterangan tertulis, Rabu (12/5/2021).

Baca juga: Coba Kelabui Petugas dengan Sembunyi di Sela-sela Motor, 10 Pemudik Terciduk di Gerbang Tol Cikupa

Baca juga: 5 Hari Operasi Pengadangan Arus Mudik, 24.447 Kendaraan Diputarbalik, Mayoritas Pemudik Motor 

Baca juga: Satgas Covid-19 Sayangkan Pemudik Terobos Pos Penyekatan 

Muhadjir menjelaskan ketika ada pengendara dengan penumpang yang dicurigai, petugas telah memiliki jalur khusus untuk melakukan pemeriksaan secara lebih ketat. 

Menurutnya, cara-cara pemeriksaan perlu dilakukan dengan cermat termasuk dalam mengantisipasi kemungkinan pemudik colongan yang naik di dalam bus maupun truk kontainer.

"Pengelolaannya sudah sangat bagus dari aparat, baik Kapolri maupun TNI. Pemeriksaannya juga cermat, cara penyelesaiannya juga bagus sehingga tidak harus ada debat dengan pihak-pihak penumpang yang dicurigai," pungkas Muhadjir. 

Penyekatan dilakukan untuk mencegah masyarakat untuk mudik ke kampung halamannya.

Langkah ini dilakukan pemerintah untuk mencegah lonjakan kasus Covid-19 di Indonesia. 

Penulis: Fahdi Fahlevi
Editor: Theresia Felisiani
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved