Breaking News:

Mendes PDTT Kutip Lagu Iwan Fals 'Desa' Saat Halalbihalal Virtual BUMDes

Menteri Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi (Mendes PDDT) Abdul Halim Iskandar mengutip lagu milik Iwan Fals yang berjudul Desa.

Humas Kemendes
Abdul Halim Iskandar Menteri Desa, PDTT menghadiri Halalbihalal Hari Raya Idul Fitri 1442 H dengan Ketua Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) di seluruh Indonesia secara Virtual. Pada kesempatan tersebut, Gus Menteri mengucapkan Selamat Hari Raya Idul Fitri 1442 Hijriyah kepada seluruh Ketua BUMDes di seluruh Indonesia, Senin (17/5/2021). 

Laporan Wartawan Tribunnews.com, Dennis Destryawan

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Menteri Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi (Mendes PDDT) Abdul Halim Iskandar mengutip lagu milik Iwan Fals yang berjudul Desa.

Halim mengutip lagu itu kala menghadiri Halalbihalal virtual dengan Ketua Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) di seluruh Indonesia.

Menurut Halim, lagu Desa milik Iwan Fals itu menggambarkan ekonomi desa harus jadi kekuatan, sehingga warganya tidak pindah ke kota.

"Sepinya desa adalah modal utama untuk bekerja dan mengembangkan diri. Nah ini, liriknya Iwan Fals, maestro yang luar biasa. Kita sedang berusaha menekan urbanisasi. Bahkan kalau perlu membalik, dari urbanisasi menjadi ruralisasi," ujar Halim, Senin (17/5/2021).

Baca juga: Halalbilhalal Kemendes PDTT, Ini Pesan Abdul Halim Iskandar

Ia pun melanjutkan walau lahan sudah menjadi milik kota, bukan berarti desa lemah tak berdaya.

"Desa adalah kekuatan sejati, Negara harus berpihak pada para petani," katanya.

Abdul melihat lirik lagu tersebut tengah dilakukan oleh Presiden Joko Widodo, yakni dengan berupaya agar pertanian di Indonesia terus tumbuh melalui food estate, modernisasi pertanian, dan lain sebagainya.

"Hal itu dilakukan agar warga masyarakat milenial tidak lagi segan untuk bertani, membangun pemahaman baru tentang pertanian, bahwa pertanian tidak seperti dulu lagi," ucap Halim.

Baca juga: Mendes PDTT Gelar Halalbihalal Virtual Bersama Pengurus BUM Desa se-Indonesia

Halim menekankan BUMDes tidak boleh melakukan usaha yang sudah dan sedang dilakukan oleh warga masyarakat di desa.

"BUMDes harus memfasilitasi, memberikan kemudahan, memberikan ruang yang cukup bagi usaha-usaha mikro kecil yang dilakukan oleh masyarakat di desanya," katanya.

Baca juga: Wanita di Indramayu Terkejut Lihat Ular Kobra 1,5 Meter di Bawah Ranjang, Awalnya Ada Suara Mendesis

BUMDes, kata dia, jangan menjadi pesaing serta tidak boleh menghegemoni, apalagi mematikan usaha-usaha yang sudah dilakukan oleh warga masyarakat.

"Karena memang prinsip BUMDes adalah untuk meningkatkan kesejahteraan warga masyarakat desa," ucap Halim.

Penulis: Dennis Destryawan
Editor: Adi Suhendi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved