Breaking News:

Bursa Capres

Tingginya Elektabilitas Ganjar Pranowo Bikin Tak Nyaman Sebagian Elite PDIP? Ini Pandangan pengamat

Pengamat politik UIN Jakarta, Adi Prayitno menduga ada sekelompok orang di PDIP yang merasa tak nyaman dengan naiknya elektabilitas Ganjar.

Kolase TribunKaltara.com / Kompas.com/Riska Farasonalia
Ganjar Pranowo dan Puan Maharani. 

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Hubungan Ganjar Pranowo dan PDIP diisukan memanas. 

Ganjar yang juga Gubernur Jawa Tengah ini tak diundang dalam acara PDIP yang justru digelar di Semarang, akhir pekan lalu.

Pengamat politik UIN Syarif Hidayatullah Jakarta, Adi Prayitno menduga ada sekelompok orang di PDIP yang merasa tak nyaman dengan naiknya elektabilitas Ganjar Pranowo.

Seperti diketahui, Ganjar yang merupakan kader PDIP, tak diundang di acara yang digelar di Panti Marhaen, Kantor DPD PDIP Jateng, Semarang, Sabtu (22/5/2021).

Tidak diundangnya Ganjar itu disebut oleh Ketua Bidang Pemenangan Pemilu DPP PDI Perjuangan yang juga Ketua DPD PDI Perjuangan Jateng, Bambang Wuryanto, karena kebablasan.

Ganjar dinilai terlalu berambisi maju nyapres sehingga meninggalkan norma kepartaian.

Baca juga: DAFTAR Harta Kekayaan Puan Maharani dan Ganjar Pranowo, Harta Puan 34 Kali Lipat dari Ganjar

Adi pun mempertanyakan situasi di internal PDIP saat ini, yang seakan justru ada upaya penjegalan terhadap Ganjar.

"Pertanyaan publik, apakah salah jika seorang kader partai yang kinerjanya dinilai baik di Jawa Tengah di basis pemilih yang luar biasa punya mimpi untuk menjadi Calon Presiden di 2024," kata Adi saat berbincang di program Kompas Siang, Senin (24/5/2021).

Menurut Adi, jika memang benar ada upaya tersebut, maka hal itu cukup aneh.

"Justru aneh kalau punya kader potensial justru diruntuhkan kredibilitasnya oleh teman partainya sendiri," kata dia.

Halaman
1234
Penulis: Malvyandie Haryadi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved