Breaking News:

7.300 PMI Bakal Pulang ke Tanah Air, Cak Imin : Berikan Perlindungan Optimal 

Menurut Wakil Ketua DPR RI Muhaimin Iskandar, pemerintah perlu melakukan kordinasi yang matang terhadap rencana kepulangan PMI. 

Istimewa
Abdul Muhaimin Iskandar. 

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Dalam dua bulan terakhir atau periode Juni-Juli, sebanyak 7.300 Pekerja Migran Indonesia (PMI) direncanakan akan pulang ke Tanah Air.

Mereka rata-rata adalah PMI yang masa habis kontraknya. 

Terkait hal itu, pemerintah perlu melakukan langkah-langkah antisipatif agar para pekerja migran tersebut mendapat perlindungan secara optimal.

Baca juga: 20 Pejabat Dinkes Banten Mengundurkan Diri, Legislator PAN Minta Kemendagri Turun Tangan

Menurut Wakil Ketua DPR RI Muhaimin Iskandar, pemerintah perlu melakukan kordinasi yang matang terhadap rencana kepulangan PMI. 

"7.300 itu jumlah yang sangat banyak. Apapun kondisi mereka, mereka adalah pahlawan-pahlawan devisi. Berikan perlindungan optimal kepada para PMI," ujar Cak Imin, sapaan akrab Muhaimin Iskandar, dalam keterangan tertulisnya, Kamis (3/6/2021).

Bagi Ketua Umum DPP PKB ini, kolaborasi seluruh stakeholder mutlak diperlukan agar penangan terhadap PMI bisa optimal, terutama bagi kelompok rentan, yakni orang tua, perempuan, anak-anak, dan mereka yang sakit.

"Saya kira rencana kepulangan 7.300 PMI harus diantisipasi dengan baik. Seluruh anggaran, SDM, ketersediaan APD terkait prokes, pembiayaan bagi mereka yang sakit, harus dikonsolidasikan dan dikordinasikan antar seluruh stakeholder," imbuhnya.

Baca juga: Banyak Kasus Bunuh Diri di Apartemen Kalibata City, Polisi Minta Sekuriti Tingkatkan Pengawasan 

Lebih lanjut, Cak Imin menekankan bahwa yang terpenting menghadapi rencana kepulangan PMI tersebut adalah melakukan koordinasi dengn otoritas Malaysia untuk memperoleh data lengkap PMI, termasuk tak kalah pentingnya berkordinasi dnegan Pemda-Pemda daerah asal PMI.

Langkah-langkah kerja konkrit dalam memberikan perlindungan optimal terhadap PMI, kata Cak Imin harus dilakukan. 

Mulai dari soal protokol kesehatan yang harus ketat, pendampingan terhadap PMI, menyelesaikan pengaduan yang mereka sampaikan, serta pada ujungnya pemberdayaan pasca mereka sampai daerah tujuan.

Halaman
12
Penulis: Vincentius Jyestha Candraditya
Editor: Theresia Felisiani
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved