Breaking News:

OTT Gubernur Sulsel

KPK Dalami Aliran Uang ke Plt Gubernur Sulsel serta Perintah Nurdin Abdullah

Andi digarap penyidik komisi antikorupsi sebagai saksi bagi tersangka Nurdin Abdullah, Gubernur nonaktif Sulawesi Selatan.

Tribunnews/Irwan Rismawan
Plt Gubernur Sulawesi Selatan, Andi Sudirman Sulaiman meninggalkan Gedung KPK usai menjalani pemeriksaan, di Jakarta Selatan, Rabu (2/6/2021). KPK memeriksa Andi Sudirman Sulaiman terkait kasus dugaan suap proyek infrastruktur di lingkungan Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan yang menjerat Nurdin Abdullah. Tribunnews/Irwan Rismawan 

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) memeriksa Plt Gubernur Sulawesi Selatan Andi Sudirman Sulaiman dalam kasus dugaan suap perizinan dan pembangunan infrastruktur di lingkungan Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan Tahun Anggaran 2020-2021, Rabu (2/6/2021) kemarin.

Andi digarap penyidik komisi antikorupsi sebagai saksi bagi tersangka Nurdin Abdullah, Gubernur nonaktif Sulawesi Selatan.

Plt Juru Bicara KPK Ali Fikri mengatakan, penyidik antirasuah berusaha mendalami adanya dugaan aliran uang kepada Andi.

Yang pada ujungnya, uang tersebut dimanfaatkan Andi untuk kepentingan tertentu atas perintah Nurdin.

"Andi Sudirman Sulaiman (Plt Gubernur Sulsel), didalami pengetahuan saksi antara lain terkait dengan dugaan adanya aliran dan pemanfaatan sejumlah uang atas perintah tersangka NA (Nurdin Abdullah) untuk kebutuhan tertentu," kata Ali dalam keterangannya, Kamis (3/6/2021).

Tak hanya Andi, penyidik KPK juga memeriksa putra Nurdin, M Fathul Fauzy Nurdin.

Ali berkata bahwa tim penyidik menyita sejumlah barang bukti yang berkaitan dengan perkara ayahnya dari Fathul.

"M Fathul Fauzy Nurdin (Wiraswasta), didalami pengetahuan saksi antara lain terkait dengan dugaan penerimaan sejumlah uang oleh tersangka NA dan juga sekaligus dilakukan penyitaan barang bukti yang terkait dengan perkara ini," kata Ali.

Selain dua itu, Ali menuturkan, tim penyidik turut memeriksa Meikewati Bunadi dan Yusuf Tyos.

"Meikewati Bunadi (Ibu rumah tangga) dan Yusuf Tyos (Wiraswasta), para saksi didalami pengetahuannya antara lain terkait dengan dugaan adanya aliran sejumlah uang dari berbagai pihak kepada tersangka NA dkk," tutur Ali.

Halaman
12
Penulis: Ilham Rian Pratama
Editor: Johnson Simanjuntak
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved