Minggu, 31 Agustus 2025

Siapa Kemal Arsjad? Komisaris Askrindo yang Hina Anies Baswedan di Twitter Ternyata Relawan Pilpres

Inilah profil dan sosok Kemal Arsjad, Komisaris Askrindo yang menghina Anies Baswedan di Twitter. Kini, ia telah meminta maaf dan menyesal.

Penulis: Sri Juliati
Editor: Arif Fajar Nasucha
askrindo.co.id
Komisaris Independen dari BUMN Asuransi Kredit Indonesia atau Askrindo, Kemal Arsjad. Inilah profil dan sosok Kemal Arsjad, Komisaris Askrindo yang menghina Anies Baswedan di Twitter. Kini, ia telah meminta maaf dan menyesal. 

TRIBUNNEWS.COM - Nama Kemal Arsjad mendadak jadi sorotan setelah menulis cuitan yang bernada hinaan kepada Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan.

Kemal Arsjad mencuit akan meludahi Anies Baswedan bila bertemu sosok tersebut.

Cuitan bernada hinaan Kemal Arsjad itu pun viral dan disayangkan oleh banyak kalangan.

Kini, pria yang menjabat sebagai Komisaris Independen dari BUMN Asuransi Kredit Indonesia (Askrindo) telah meminta maaf dan mengaku menyesal.

Baca juga: Hina Gubernur Anies Baswedan di Twitter, Komisaris Askrindo Kemal Arsjad Menyesal dan Minta Maaf

Lantas, siapakah sosok Kemal Arsjad?

Inilah profil dan sosok Kemal Arsjad sebagaimana dirangkum Tribunnews.com dari berbagai sumber:

1. Produser Film

Selama ini, Kemal Arsjad dikenal sebagai salah satu produser film.

Adapun sejumlah film yang diproduseri Kemal Arsjad adalah:

- Langit ke 7 (2012)

- 5 Elang (2011)

- Sang Penari (2011)

- Garuda di Dadaku (2011)

2. Relawan Pilpres 2014

Dikutip dari pemberitaan Kompas.com, Kemal Arsyad adalah satu di antara relawan Joko Widodo (Jokowi) pada Pilpres 2014.

Bersama dengan sejumlah tokoh lain seperti Wanda Hamidah, musisi Jflow, hingga sutradara Angga Sasongko, mereka mendeklarasikan gerakan #JariTengahUngu.

Mereka mendeklarasikan dukungan kepada Jokowi yang saat itu berpasangan dengan Jusuf Kalla (JK) di Taman Manggarai, Jakarta Selatan, Sabtu (7/6/2014).

Para pendukung, termasuk Kemal Arsyad menyatakan mendukung secara kritis Jokowi-JK sebagai Presiden RI.

Satu di antara fasilitator #JariTengahUngu, Wanda Hamidah mengatakan, berpartisipasi dalam gerakan ini untuk menarik dukungan dari suara-suara masyarakat yang masih apatis atau golput untuk memberikan dukungannya pada Jokowi-JK dalam Pilpres 9 Juli 2014.

Wanda mengatakan, gerakan ini menyasar generasi muda dan juga komunitas-komunitas yang ada agar mendukung Jokowi-JK.

Fokus gerakan ini, menurutnya akan dilakukan melalui jejaring sosial Twitter.

Wanda berharap, melalui gerakan ini masyarakat yang apatis mau menggunakan hak pilihnya untuk mendukung Jokowi-JK.

3. Jadi Komisaris Independen

Pada awal Januari 2021, Menteri BUMN, Erick Thohir merombak susunan komisaris Askrindo.

Kemal Arsjad pun masuk dalam jajaran komisaris Askrindo.

Ia diangkat menjadi Komisaris Independen PT Askrindo berdasarkan Surat Keputusan Menteri BUMN Nomor: SK-18/MBU/01/2021, tanggal 18 Januari 2021.

Kemal Arsjad menjadi Komisaris Independen PT Askrindo bersama Auditor BPK, Heru Kreshna Reza.

Diketahui, PT Askrindo adalah salah satu BUMN yang bergerak dalam asuransi/penjaminan.

Dikutip dari situs resminya, peran PT Askrindo dalam pemberdayaan UMKM adalah sebagai lembaga penjamin atas kredit yang disalurkan oleh perbankan kepada UMKM.

Pada 31 Maret 2020 berdasarkan Keputusan Mentri BUMN, PT Askrindo bergabung dengan Holding BUMN asuransi dan penjaminan, Indonesia Financial Group (IFG).

4. Hina Anies Baswedan

Terbaru, Kemal Arsjad menjadi sorotan setelah cuitannya yang berisi hinaan kepada Anies Baswedan, viral.

Ia juga mengeluarkan perkataan kasar untuk mantan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan ini.

"Halah…xxxxxx bener lah nih orang. Kalo ketemu gw ludahin mukanya," kata Kemal Arsjad di akun Twitter @kemalarsjad, Sabtu (26/6/2021).

Banyak warganet menyayangkan perkataan Kemal Arsjad.

Ada pula yang membandingkan dengan masalah yang pernah menimpa musisi Ahmad Dhani.

Diketahui, Ahmad Dhani meringkuk di penjara karena mencuit akan meludahi para pendukung penista agama.

Sadar cuitannya menuai kontroversi, Kemal Arsjad akhirnya menyampaikan permintaan maaf di akun Twitter-nya.

Ia menulis catatan panjang, menjelaskan alasannya ia kesal hingga melontarkan kalimat kasar kepada Anies Baswedan.

"Terima kasih teman-teman yang baik yang sudah mengingatkan dan memberi sebuah pembelajaran untuk saya."

"Untuk itu, mohon diterima permohonan maaf saya. Semoga badai Covid cepat berlalu dan kita semua sehat-sehat saja," cuitnya pada Minggu (27/6/2021).

Cuitan permintaan maaf Kemal Arsjad, Komisaris Askrindo
Cuitan permintaan maaf Kemal Arsjad, Komisaris Askrindo yang menghina Anies Baswedan di Twitter.

Kemal Arsjad menceritakan awal kemarahannya saat keluarganya positif Covid-19 dan tidak mendapatkan ruang perawatan lantaran keterisian di rumah sakit di Jakarta penuh.

Lalu ia membaca pemberitaan yang menyebutkan masih ada sisa ruang rawat di Jakarta.

Ia marah lantaran sudah mencoba mencari ruang rawat namun semuanya penuh.

"Akibatnya emosi saya terpancing. Mengingat banyak kerabat dekat yang belum mendapatkan penanganan dengan status CT yang kurang baik," sebutnya.

"Saya sadar seharusnya bisa menahan diri. Dan untuk itu, saya mohon maaf sebesar-besarnya jika ada teman yang merasa tersinggung dengan cuitan saya tersebut," imbuhnya.

Sebagian artikel ini telah tayang di WartaKotalive.com dengan judul Viral karena Ancam Ludahi Anies Baswedan, Komisaris Askrindo Kemal Arsjad Menyesal dan Minta Maaf

(Tribunnews.com/Sri Juliati)

Sumber: TribunSolo.com
Berita Terkait
AA

Berita Terkini

© 2025 TribunNews.com, a subsidiary of KG Media. All Right Reserved
About Us Help Privacy Policy Terms of Use Contact Us Pedoman Media Siber Redaksi Info iklan