Breaking News:

Virus Corona

Cara dan Panduan Protokol Isolasi Mandiri di Rumah Menurut Kementerian Kesehatan

Simak cara dan panduan protokol isolasi mandiri menurut Kementerian Kesehatan.

Penulis: Shella Latifa A
Editor: Tiara Shelavie
Tribun Jabar/Gani Kurniawan
ILUSTRASI Isolasi Mandiri - Simak cara dan panduan protokol isolasi mandiri menurut Kementerian Kesehatan. 

TRIBUNNEWS.COM - Kasus aktif Covid-19 di Indonesia terus meningkat setiap harinya.

Apalagi, hari Kamis (8/7/2021) anangka tambahan kasus bisa mencapai lebih dari 38 ribu kasus,

Hal tersebut membuat rumah sakit penuh cukup kewalahan menampung pasien Covid-19.

Maka dari itu, pengidap Covid-19 tanpa gejala (OTG) hingga bergelaja ringan, dianjurkan untuk melakukan isolasi mandiri di rumahnya sendiri.

Baca juga: Ini Alur Layanan Telemedisin Pasien Isolasi Mandiri, Mulai Konsultasi hingga Terima Obat

Berikut panduan isolasi menurut Kementerian Kesehatan (Kemenkes), dikutip dari laman Direktorat P2PTM Kemenkes:

  • Selalu memakai masker dan membuang masker bekas di tempat yang ditentukan
  • Jika sakit (ada gejala demam, flu dan batuk), maka tetap di rumah. Jangan pergi bekerja, sekolah, ke pasar atau ke ruang publik untuk mencegah penularan masyarakat
  • Manfaatkan fasilitas telemedicine atau sosial media kesehatan dan hindari transportasi publik. Beritahu dokter dan perawat tentang keluhan dan gejala, serta riwayat bekerja ke daerah terjangkit atau kontak dengan pasien COVID-19
  • Selama di rumah, bisa bekerja di rumah. Gunakan kamar terpisah dari anggota keluarga lainnya, dan jaga jarak 1 meter dari anggota keluarga
  • Tentukan pengecekan suhu harian, amati batuk dan sesak nafas. Hindari pemakaian bersama peralatan makan dan mandi dan tempat tidur.
  • Terapkan perilaku hidup sehat dan bersih (PHBS), serta konsumsi makanan bergizi, mencuci tangan dengan sabun dan air mengalir dan lakukan etika batuk dan bersin.
  • Jaga kebersihan dan kesehatan rumah dengan cairan desinfektan. Selalu berada di ruang terbuka dan berjemur di bawah sinar matahari setiap pagi (±15-30 menit)
  • Hubungi segera fasilitas pelayanan kesehatan jika sakit berlanjut seperti sesak nafas dan demam tinggi, untuk mendapatkan perawatan lebih lanjut.

Panduan tersebut tertuang juga dalam Surat Edaran Nomor HK.02.01/Menkes/202/2020 tentang Protokol Isolasi Diri Sendiri dalam Penanganan Coronavirus Disease (Covid-19).

panduan isolasi mandiri di rumah menurut Kementerian Kesehatan
Simak panduan isolasi mandiri di rumah menurut Kementerian Kesehatan

IDI: Sebelum Isolasi Mandiri, Dianjurkan Rontgen Terlebih Dahulu

Ketua Satgas Penanganan Covid-19 Ikatan Dokter Indonesia (IDI) Zubairi Djoerban menjelaskan panduan isolasi mandiri (Isoman) pada pasien Covid-19.

Ia mengatakan, isoman di rumah bisa dilakukan oleh pasien Covid-19 tanpa gejala (OTG) hingga bergejala ringan.

Cara menentukan pasien bisa menjalani isoman, haruslah objektif, dengan pertimbangan dokter.

Halaman
123
Sumber: TribunSolo.com
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved