Breaking News:

Idul Adha 2021

Komisi IX DPR Ajak Masyarakat Sholat Idul Adha di Rumah: Lebih Baik Menjaga Diri

Nabil memberi tanggapan soal kebijakan Idul Adha 2021 yang ditetapkan pemerintah.

Jaka/Man (dpr.go.id)
Anggota Komisi IX DPR RI Muchamad Nabil Haroen. Nabil memberi tanggapan soal kebijakan Idul Adha 2021 yang ditetapkan pemerintah. 

TRIBUNNEWS.COM - Anggota Komisi IX DPR RI Fraksi PDI Perjuangan, Muchamad Nabil Haroen, memberi tanggapan soal kebijakan Idul Adha 2021 yang ditetapkan pemerintah.

Pemerintah telah menetapkan Hari Raya Idul Adha jatuh pada Selasa, 20 Juli 2021.

Ia menyampaikan, larangan mudik Idul Adha 2021 sifatnya pencegahan mudharat, yakni mencegah penularan Covid-19.

Menurutnya, pemerintah berusaha menjaga keseimbangan antara wilayah kebijakan dan wilayah agama.

"Di sisi lain, PPKM Darurat masih berlaku, jadi ini penting untuk mengatasi pandemi saat ini," ujarnya dalam keterangan yang diterima Tribunnews.com, Senin (19/7/2021).

Baca juga: Pemerintah, MUI, dan Ormas Islam Minta Sholat Idul Adha 2021 di Rumah Masing-masing

Nabil menyebut, kebijakan PPKM Darurat sudah sangat jelas, tapi pelaksanaan di lapangan perlu dirapikan.

"Khususnya, terkait dengan penegakan aturan atas warga kecil yang berdagang, harus ada pendekatan khusus jangan sampai sewenang-wenang," ungkapnya.

Ketua Umum Pimpinan Pusat Pagar Nusa Nahdlatul Ulama ini berujar, ibadah yang sifatnya kerumunan harus dihindari dulu, karena pandemi Covid-19.

Sehingga, dirinya mengajak masyarakat untuk melaksanakan salat Idul Adha di rumah masing-masing.

"Kan bisa salat di rumah bersama keluarga, itu fadhilah (keutamaan)-nya juga besar."

Halaman
123
Penulis: Nuryanti
Editor: Whiesa Daniswara
Sumber: TribunSolo.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved