Breaking News:

Penanganan Covid

Pemerintah Tambah Anggaran Perlindungan Sosial Rp 55,21 Triliun untuk Masyarakat Terdampak Covid-19

Presiden RI Joko Widodo (Jokowi) mengatakan pemerintah mengalokasikan tambahan anggaran perlindungan sosial sebesar Rp 55,21 triliun.

Youtube Sekretariat Presiden
Presiden Jokowi. 

Laporan Wartawan Tribunnews.com, Gita Irawan

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Presiden RI Joko Widodo (Jokowi) mengatakan pemerintah mengalokasikan tambahan anggaran perlindungan sosial sebesar Rp 55,21 triliun.

Jokowi mengatakan hal tersebut ditujukan untuk meringankan beban masyarakat yang terdampak.

Hal tersebut disampaikan Jokowi dalam Pernyataan Presiden RI Tentang Perkembangan Terkini PPKM Darurat di kanal Youtube Sekretariat Presiden pada Selasa (20/7/2021).

"Untuk meringankan beban masyarakat yang terdampak, pemerintah mengalokasikan tambahan anggaran perlindungan sosial Rp 55,21 triliun rupiah," kata Jokowi.

Tambahan anggaran tersebut, kata dia, akan dialokasikan ke beberapa program.

Baca juga: Jokowi: Alhamdulillah Tingkat Keterisian Tempat Tidur Rumah Sakit Alami Penurunan

Program tersebut di antaranya berupai bantuan tunai hingga subsidi listrik.

"Berupa bantuan tunai yaitu BST, BLT Desa, kemudian PKH, juga bantuan sembako, bantuan kuota internet, dan subsidi listrik diteruskan," kata Jokowi.

Selain itu, kata Jokowi, pemerintah juga memberikan insentif untuk pengusaha mikro, informal sebesar Rp 1,2 juta untuk sekitar satu juta usaha mikro.

Ia juga sudah memerintahkan kepada para menteri terkait untuk menyalurkan bansos tersebut kepada warga masyarakat yang berhak.

Baca juga: Satgas Covid-19: Vaksinasi di Jawa Barat, Banten, dan Jawa Tengah Perlu Ditingkatkan

Untuk itu ia mengajak seluruh lapisan masyarakat dan seluruh komponen bangsa untuk bersatu melawan covid-19 ini. 

"Memang ini situasi yang sangat berat tetapi dengan usaha keras kita bersama insya Allah kita semua bisa terbebas dari covid-19. Dan kegiatan sosial, kegiatan ekonomi masyarakat bisa kembali normal," kata Jokowi.

Penulis: Gita Irawan
Editor: Malvyandie Haryadi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved