Breaking News:

Virus Corona

Luhut Optimistis Herd Immunity Bisa Dicapai Akhir Tahun Ini

Luhut Binsar Pandjaitan optimistis herd immunity di Indonesia akan bisa dicapai akhir tahun ini.

WARTA KOTA/WARTA KOTA/NUR ICHSAN
VAKSINASI PELAJAR SMP - Pemkot Tangerang, menggelar vaksinasi Covid-19 massal untuk pelajar setingkat SMP, salah satunya berlangsung di Gedung SMP Negeri 1 Kota Tangerang, Senin (19/7/2021). Pemberian dengan sasaran target 70 ribu pelajar ini untuk memberi penguatan daya tajan tubuh para pelajar dari wabah Covid-19. WARTA KOTA/NUR ICHSAN 

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi sekaligus Koordinator PPKM Darurat Luhut Binsar Pandjaitan optimistis herd immunity di Indonesia akan bisa dicapai akhir tahun ini.

Luhut optimistis melihat dari data jumlah vaksinasi terhadap masyarakat Jakarta dan Bali.

Hal itu disampaikannya dalam acara yang disiarkan di kanal Youtube Kompas TV pada Selasa (20/7/2021).

"Saya pikir mestinya bisa. Kalau seperti Jakarta dengan Bali, kita bisa herd immunity mungkin September bisa. Kan jumlah vaksin saja. Jakarta sudah mendekati 70%. Saya kira dalam bulan depan sudah bisa 80%. Bali sudah 80%. Jadi sudah cukup," kata Luhut.

Baca juga: Kegalauan dan Kesedihan Luhut Di Balik Kata Maaf Soal Penanganan Pandemi Covid-19

Selain itu, sesuai arahan Presiden Joko Widodo (Jokowi) kata Luhut, pemerintah akan mengejar herd immunity di wilayah aglomerasi yakni Jabodetabek.

Selain Jabodetabek, kata dia, pemerintah juga akan mengejar standard herd immunity berdasarkan jumlah vaksinasi ke sejumlah daerah lainnya antara lain Bandung Raya, Solo Raya, Semarang, Surabaya, dan Malang.

"Jabodetabek itu harus kita bikin sampai ke Bogor, dekat Bogor, Depok, kemudian nanti Bandung Raya, Solo Raya, Semarang, Surabaya, Malang, ada tujuh itu. Jadi simpul-simpul utama itu kira selesaikan supaya itu nanti mengembangkan ke luar," kata Luhut.

Baca juga: Kabareskrim Kejar Krematorium Nakal yang Patok Harga Rp 80 Juta Pengurusan Jenazah Covid-19

Luhut juga mengungkapkan di massa PPKM ini pemerintah akan mengejar jumlah testing hingga 400 ribu per hari.

Namun demikian, ia mengakui di hari libur jumlah testing per hari akan cenderung turun.

Ia pun optimistis dapat mengejar target jumlah testing tersebut.

"Sangat bisa. Dan saya bilang tadi mau kita ambil sampai 400 ribu testingnya. Sekadang kan testing kita per hari itu 250 ribu kira-kira. Jadi meningkat. Hanya libur suka turun ke bawah," kata Luhut.

Penulis: Gita Irawan
Editor: Theresia Felisiani
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved