Breaking News:

Virus Corona

Sosiolog UI Sebut Covid-19 adalah Peringatan Bagi Kerusakan dari Pembangunan

Pandemi Covid-19 belum ada tanda-tanda usai. Sejak awal kali ditemukan, virus SARS-CoV-2 ini belum juga nampak terkendali.

YouTube Talk Show tvOne/Tangkapan Layar
Sosiolog Imam Prasodjo 

Laporan Wartawan Tribunnews.com, Aisyah Nursyamsi

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Pandemi Covid-19 belum ada tanda-tanda usai. Sejak awal kali ditemukan, virus SARS-CoV-2 ini belum juga nampak terkendali.

Indonesia pun baru-baru ini mendapat hantaman cukup keras. Ini diakibatkan lonjakan kasus yang meningkat cukup tajam.

Menurut Sosiolog Universitas Indonesia (UI) Imam Prasodjo hal ini dipengaruhi oleh pradigma pembangunan.

Baca juga: Lonjakan Kasus Baru Covid-19 di Mata Sosiolog Imam Prasodjo, Ini yang Dicemaskannya

Baca juga: Angka Kematian Covid-19 Masih Di Atas 1.000, IDI Harap Pemerintah Maksimalkan Waktu 5 Hari ke Depan

"Orang mulai banyak berpikir jika virus adalah pukulan balik dari alam yang tergerus. Jangan-jangan ini disebabkan pembangunan yang merusak, itulah malapetaka. Seluruh virus, bakteri, menggeliat," ungkapnya lewat virtual, Rabu (21/7/2021).

Oleh karena itu menurut Imam, pembangunan yang punya perspektif sutanble ramah lingkungan, perlu menjadi prioritas.

Di sisi lain Imam mengatakan jika pertumbuhan lewat pembangunan dibutuhkan. Namun perlu ramah lingkungan bukan bersifat merusak.

"Indonesia masuk kategori merah, bukan yang hijau. Bukan berpihak kemakmuran manusia, tapi juga alam. Itu yang harus dikembangkan biar terjadi human eco happiness," katanya lagi.

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved