Breaking News:

Tanggapan ICW Setelah Disomasi Moeldoko Soal Ivermectin: Surat Resmi Somasinya Belum Kami Terima

Indonesia Corruption Watch (ICW) memberikan tanggapannya setelah mendapat somasi dari Kepala Staf Kepresidenan, Moeldoko.

Eri Komar Sinaga/Tribunnews.com
Adnan Topan Husodo 

TRIBUNNEWS.COM - Indonesia Corruption Watch (ICW) memberikan tanggapannya setelah mendapat somasi dari Kepala Staf Kepresidenan, Moeldoko.

Diketahui sebelumnya, Moeldoko melalui kuasa hukumnya meminta ICW membuktikan tuduhan soal keterkaitannya dengan produsen Ivermectin, PT Harsen Laboratories.

Koordinator ICW, Adnan Topan Husodo mengungkapkan pihaknya belum bisa menanggapi somasi ini karena surat somasi belum diterima pada Kamis (29/7/2021).

"Kami belum bisa menanggapi terlalu jauh karena surat resmi somasinya juga belum kami terima," kata Adnan dikutip dari tayangan video di kanal YouTube Kompas TV, Jumat (30/7/2021).

Baca juga: Soal Tuduhan Rente Ivermectin Moeldoko Ultimatum ICW 1x24 Jam, Minta Maaf Atau Laporkan ke Polisi

Tak hanya itu, ICW menegaskan bahwa pihaknya mempunyai mandat untuk mengawasi pemerintah.

"Termasuk di dalamnya para pejabat publik, sehingga yang kami lakukan berada di mandat itu," imbuh Adnan.

Baca juga: Mau Dipolisikan Moeldoko Jika Tidak Minta Maaf, Ini Respons ICW

Moeldoko Beri ICW Waktu 24 Jam Untuk Minta Maaf

Diberitakan sebelumnya, Kepala Staf Kepresidenan, Moeldoko bertindak tegas atas tuduhan yang diberikan Indonesia Corruption Watch (ICW) kepada anaknya yang disebut terlibat bisnis ivermectin dan impor beras.

Untuk itu, Moeldoko menggandeng pengacara Otto Hasibuan untuk mengurus kasus tersebut.

Dalam konferensi pers, Otto pun menyampaikan permintaan Moeldoko pada ICW.

Halaman
12
Sumber: TribunSolo.com
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved