Breaking News:

Virus Corona

PPKM Level 4 Diperpanjang, Ini 4 Wilayah yang Perlu Perhatian Khusus Pemerintah

PPKM level 4 diperpanjang sampai 9 Agustus, berikut daftar 4 daerah yang mendapat perhatian khusus pemerintah.

Tangkapan Layar Youtube Sekretariat Presiden
Menko Marinves Luhut Pandjaitan dalam konferensi persnya secara virtual, Selasa (6/7/2021). - PPKM level 4 diperpanjang sampai 9 Agustus, berikut daftar 4 daerah yang mendapat perhatian khusus pemerintah.- 

TRIBUNNEWS.COM - Pemerintah secara resmi memperpanjang PPKM level 4 mulai besok, Selasa 3 Agustus hingga 9 Agustus 2021 pada kabupaten/kota tertentu.

Menteri Koordinator Bidang Maritim dan Investasi (Menko Marinves) Luhut Binsar mengatakan, ada 12 kabupaten/kota masuk dalam kategori PPKM level 3 dan 1 kabupaten/kota menerapkan PPKM level 2.

Lalu, ada sejumlah wilayah yang kembali menerapkan PPKM level 4.

"Terdapat 12 kabupaten/kota masuk level 3,dan satu kabupaten masuk level 2."

"Namun, terdapat beberapa kabupaten kota yang harus kembali menerapkan PPKM level 4, bukan karena peningkatan kasus tapi lebih kepada peningkatan kasus kematian," ucap Luhut dalam konpersnya, dikutip dari YouTube Sekretariat Presiden, Senin (2/8/2021).

Baca juga: Pemerintah Dinilai Perlu Perhatikan Model Penegakan Hukum Saat Penerapan PPKM

Untuk  daftar nama wilayah penerapan PPKM tersebut dituangkan dalam Instruksi Mendagri yang akan diterbitkan dalam waktu dekat.

Lanjutnya, Luhut juga menyebut ada 4 wilayah yang perlu mendapat perhatian khusus dari pemerintah dalam mengendalikan penyebaran kasus Covid-19.

"Ada beberapa daerah yang memang membutuhkan perhatian khusus karena masih tingginya kasus terkonformasi positivity rate."

"Dan juga jumlah kematian warganya, seperti Bali, Malang Raya, DI Yogyakarta, dan Solo Raya," beber Luhut.

Luhut Sebut 12 wilyah harus terapkan PPKMĀ level 3 dan 4
Luhut Sebut 12 wilyah harus terapkan PPKM level 3 dan 4 (Tangkap Layar Youtube Sekretariat Presiden)

Baca juga: PPKM Level 4 Diperpanjang, Ini 3 Pilar Utama Pemerintah Kendalikan Covid-19

Menko Marinves itu mengatakan, peningkatan kasus kematian ini karena banyaknya pasien isolasi mandiri Covid-19 yang terlambat mendapat perawatan intensif.

Halaman
12
Penulis: Shella Latifa A
Editor: Miftah
Sumber: TribunSolo.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved