Senin, 11 Mei 2026

Virus Corona

Daftar Provinsi Luar Jawa-Bali yang Disorot Jokowi karena Tingginya Kasus Covid-19

Simak daftar provinsi di luar Jawa-Bali yang disorot Presiden Jokowi karena tingginya penambahan kasus Covid-19.

Tayang:
Penulis: Shella Latifa A
Editor: Miftah
Screenshot YouTube Sekretariat Presiden
Presiden Jokowi sampaikan Perkembangan Terkini PPKM di Istana Merdeka, 25 Juli 2021. 

TRIBUNNEWS.COM -  Presiden Joko Widodo (Jokowi) menyoroti sejumlah provinsi di luar Pulau Jawa-Bali, yang mengalami peningkatan kasus Covid-19 selama beberapa pekan terakhir.

Dikhawatirkan, lonjakan kasus Covid-19 yang tinggi juga akan terjadi di wilayah luar Jawa-Bali.

Hal itu diungkapkan Jokowi dalam ratas Evaluasi Perkembangan dan Tindak Lanjut PPKM level 4 yang disiarkan di YouTube Sekretariat Presiden, Sabtu (7/8/2021).

"Selama 2 minggu terakhir ini, saya melihat penambahan kasus-kasus baru di provinsi-provinsi di luar Jawa terus meningkat," ucap Presiden.

Baca juga: Lonjakan Covid-19 Bergeser ke Luar Jawa-Bali, Jokowi Minta Jajarannya Lakukan 3 Hal Ini

Per tanggal 25 Juli, kata Jokowi, ada 13.200 kasus di luar Jawa-Bali, atau 34 persen dari kasus skala nasional.

Kemudian, per 1 Agustus,  tambahan kasus itu meningkat menjadi 13.589 kasus atau 44 persen dari total kasus baru nasional.

Lalu, pada tanggal 6 Agustus, kasus baru di luar Jawa-Bali kembali naik jadi 21.374 kasus.

"Ini sudah 54 persen dari total aksus baru secara nasioanl Hati-hati kenaikan dalam 2 minggu ini," imbuh dia.

Jokowi pun menyoroti beberapa provinsi luar Jawa-Bali yang mengalami peningkatan kasus baru Covid-19.

Presiden Joko Widodo (Jokowi) dalam ratas Evaluasi Perkembangan dan Tindak Lanjut PPKM level 4 yang disiarkan di YouTube Sekretariat Presiden, Sabtu (7/8/2021).
Presiden Joko Widodo (Jokowi) dalam ratas Evaluasi Perkembangan dan Tindak Lanjut PPKM level 4 yang disiarkan di YouTube Sekretariat Presiden, Sabtu (7/8/2021). (Tangkapan Layar Youtube Sekretariat Presiden)

Baca juga: Jokowi: Stok Vaksin Jangan Disimpan Terlalu Lama

Menurut catatannya per 5 Agustus, ada 5 provinsi di luar Jawa-bali yang memiliki kasus Covid-19 tertinggi 

Di antaranya, Kalimantan Timur dengan 22.529 kasus aktif, lalu Sumatera Utara 21.876 kasus aktif.

Kemudian, Papua 14.989 kasus, Sumatera Barat 14.496 kasus, dan Riau dengan 13.958 kasus aktif.

Selanjutnya, pada Jum'at (6/8) kemarin, kasus aktif di Sumatera Utara naik menjadi 22.892 kasus.

Riau naik menjadi 14.993 kasus, dan Sumatera Barat meningkat menjadi 14.712 kasus aktif.

Baca juga: Studi Kemenkes Ungkap Efektivitas Vaksin Sinovac Cegah Infeksi Hingga Kematian Akibat Covid-19

"Yang turun saya lihat dua hari kemarin, Kaltim dan Papua, tapi hati-hati, ini selalu naik dan turun, " lanjut Jokowi.

Halaman 1/3
Rekomendasi untuk Anda

Berita Terkini

© 2026 TribunNews.com, a subsidiary of KG Media. All Right Reserved