Breaking News:

Virus Corona

Menag Ajak Warga Jihad Bersama Pemerintah dalam Penanganan Pandemi Covid-19

Menteri Agama Yaqut Cholil Qoumas mengajak warga berjihad membantu pemerintah memperbaiki kebijakan dalam menghadapi pandemi Covid-19.

Penulis: Reza Deni
Tribunnews.com/ Dennis Destryawan
Menteri Agama (Menag) Yaqut Cholil Qoumas. 

Laporan Reporter Tribunnews.com, Reza Deni

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Jelang HUT ke-76 RI, Menteri Agama Yaqut Cholil Qoumas mengajak warga berjihad membantu pemerintah memperbaiki kebijakan dalam menghadapi pandemi Covid-19.

"Saya berharap kita saling bahu membahu memperbaiki kebijakan pemerintah untuk menghadapi pandemi Covid-19 ini sebagaimana dulu para pahlawan merebut kemerdekaan dari kolonial, maka hari ini sama-sama berjihad melawan wabah," kata Gus Yaqut dalam Istighosah Hebitren Bersama Wakil Presiden, Gus Baha dan Ulama Indonesia di kanal Youtube Aysi Channel, Minggu (8/8/2021).

Gus Yaqut kemudian memaparkan sejumlah jihad yang dapat dilakukan.

"Jihad ekonomi membantu mereka yang lemah dan membutuhkan uluran tangan terutama yang terdampak Covid-19. Tentu memiliki peluang sangat besar yang satu ini," kata Gus Yaqut.

Gus Yaqut menyebut jihad kedua yakni jihad ilmu.

Baca juga: Kemenag Siapkan Rp 479 Miliar untuk Bantuan Kuota Internet Guru dan Pelajar

"Jihad ilmu dengan cara memberikan literasi pada masyarakat bahwa wabah ini sesuatu yang nyata dan karenanya harus waspada dan tentu taat pada aturan yang sudah ditetapkan pemerintah agar kita semua tidak  mudah termakan hoaks dan berita fitnah," katanya.

Kemudian, Gus Yaqut menyebut yang terakhir yakni jihad menahan nafsu dengan tetap beribadah dan bekerja dan belajar di rumah.

"Kita harus bisa menjadi teladan. Semua kiyai untuk menjalankan prokes agar kita semua tidak terpapar virus. Situasi pandemi saat ini tentu dibutuhkan kebersamaan dan empati antar kita semua," pungkasnya.

KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved